Wali Kota Solo Tak Takut Dipantau Tim Korsupgah KPK
Wali Kota Solo Tak Takut Dipantau Tim Korsupgah KPK. Rudy menerangkan, proses kenaikan jabatan di lingkungan Pemkot Solo dilakukan secara terbuka melalui proses seleksi.
Tim Koordinasi dan Supervisi (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah memantau gerak gerik Kepala Daerah di Jawa Tengah. Pemantauan dilakukan karena potensi penyelewengan dana APBD dan APBN.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku tidak takut atau khawatir. Hadi menilai proses pengangkatan jabatan maupun perizinan di Solo sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Rudy, sapaan akrab Wali Kota Solo mendukung langkah yang dilakukan KPK itu.
"Solo bebas jual beli jabatan kok. Solo bebas setoran dari siapapun, dari dulu zaman pak Jokowi sampai sekarang," ujar Rudy, Selasa (2/4).
Rudy menerangkan, proses kenaikan jabatan di lingkungan Pemkot Solo dilakukan secara terbuka melalui proses seleksi. Ia senang dan menyambut baik upaya yang dilakukan oleh KPK. Ia juga berharap para ASN di lingkungan Pemkot Solo berprestasi dari pada berpikir untuk melakukan korupsi.
"Kita enggak ada jual beli jabatan, jual beli jabatan kepala sekolah juga enggak ada," pungkas Rudy.
Baca juga:
Marak Kasus Jual Beli Jabatan, KPK Pantau 35 Kepala Daerah di Jateng
Bantah Novel Baswedan Partisan Gerindra, KPK Minta Tak Diseret ke Politik Praktis
KPK Tahan Tersangka Kasus Korupsi e-KTP Markus Nari 20 Hari ke Depan
Geledah Kantor PT Pupuk Indonesia Hingga Rumah Bowo Sidik, KPK Sita Dokumen Kerjasama
Ditahan KPK, Anggota DPR Markus Nari Umbar Senyum