LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wali Kota Solo Sebut Perda Bukan Solusi Utama Hentikan Konsumsi Daging Anjing

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menilai Perda (peraturan daerah) bukanlah solusi utama untuk menghentikan peredaran daging anjing. Meski bisa saja dia melarang warung-warung yang berjualan sate anjing, namun dia masih belum menemukan solusi yang tepat menangani masalah itu.

2019-12-04 18:27:59
Anjing
Advertisement

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pemerintah daerah di wilayah Solo Raya (Solo, Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar, Klaten, Sragen dan Wonogiri) melarang warganya mengkonsumsi daging anjing. Instruksi Ganjar tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari perwakilan Dog Meet Free Indonesia bahwa sebanyak 13.700 ekor anjing dibantai di Solo Raya untuk dikonsumsi dagingnya.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menilai Perda (peraturan daerah) bukanlah solusi utama untuk menghentikan peredaran daging anjing. Meski bisa saja dia melarang warung-warung yang berjualan sate anjing, namun dia masih belum menemukan solusi yang tepat menangani masalah itu. Dia berjanji akan mencarikan solusi terbaik untuk para pedagang, bila benar ada larangan.

"Mereka ini kan juga punya keluarga, butuh makan, menyekolahkan anak. Jangan sampai nanti justru dengan adanya pelarangan dan sebagainya justru akan menambah beban bagi pemerintah," ujar Rudy di Balai Kota Solo, Rabu (4/12).

Advertisement

Dengan hanya memberikan ganti rugi penutupan warung juga bukan solusi. Langkah tersebut dia nilai hanya sebagai solusi jangka pendek. Sehingga untuk jangka panjangnya juga harus dipikirkan.

"Nyusun itu mudah, tapi sebelum itu, kami harus solusi yang tepat bagi pedagang olahan daging anjing," katanya.

Menurut dia, persoalan tersebut bukan hanya harus diselesaikan di tingkat hilir atau pedagang. Namun pemasok anjing pun harus diatur. Rudy mengaku akan tetap mengikuti arahan gubernur secara hati-hati. Rudy akan segera berkoordinasi dengan bagian hukum pemkot dan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Surakarta.

Advertisement

"Kalau Solo tidak ada yang nyetor (anjing) ya pasti tidak ada yang jual," katanya.

Rudy berjanji akan melakukan pendekatan kepada para pedagang kuliner ekstrem tersebut. Mereka akan diajak berkumpul dalam sebuah forum untuk mencari solusi bersama. Saat ini penataan sedang dilakukan oleh Dinas Peternakan.

"Nanti kita akan koordinasi dengan pedagang, mungkin per kecamatan atau semuanya. Kita undang, kita ajak berpikir bersama, mencari solusi itu penting," tutupnya.

Baca juga:
Yogyakarta Siapkan Peraturan Larangan Konsumsi Daging Anjing
Penjualan daging Anjing Secara Ilegal Rentan Jadi Jalan Penyebaran Rabies
Bupati Karanganyar Janji Dampingi Eks Penjual Daging Anjing Beralih Profesi
Garut jadi Pemasok Anjing Terbesar ke Sumatera
Pemkab Karanganyar Akan Tutup Semua Warung Jual Daging Anjing
Tutup Warung Daging Anjing, Pemkab Karanganyar Janjikan Bantuan Modal Rp5 Juta

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.