Wali Kota Makassar Ajak Ormas Keagamaan Hidayatullah Sulsel Bangun Kota Religius
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak ormas keagamaan Hidayatullah Sulawesi Selatan berkolaborasi membangun kota religius dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di daerah setempat.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin secara resmi mengajak organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan Hidayatullah Sulawesi Selatan untuk berkolaborasi. Ajakan ini disampaikan dalam rangka membangun Makassar sebagai kota religius serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di wilayah tersebut. Inisiatif ini diungkapkan saat pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Hidayatullah Sulsel pada Sabtu, 6 Desember.
Komitmen pemerintah kota untuk bersinergi dengan ormas keagamaan ditekankan oleh Munafri Arifuddin. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kota Makassar siap menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan kota.
Melalui forum Muswil tersebut, Wali Kota Makassar juga menegaskan pentingnya peran ormas dalam pembangunan daerah. Kegiatan ini dipandang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Makassar. Pemerintah kota senantiasa membuka ruang bagi berbagai program kebaikan yang berdampak langsung pada kehidupan warga.
Komitmen Pemerintah Kota dan Seruan Kolaborasi
Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan ormas keagamaan sangat penting. "Kolaborasi ini penting untuk membangun Makassar yang lebih maju, religius, dan berkarakter," ujarnya. Tujuannya adalah untuk memenuhi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Pemerintah Kota Makassar menyatakan kesiapannya untuk berkomitmen bersama Hidayatullah. Kesiapan ini diwujudkan melalui implementasi program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjadikan Makassar sebagai kota yang berlandaskan nilai-nilai religius.
Munafri Arifuddin juga mengajak seluruh kader Hidayatullah untuk memperkuat peran dakwah. Ia menekankan pentingnya dakwah yang menyejukkan, mencerahkan, dan mengedukasi masyarakat luas. "Mari kita jadikan dakwah sebagai gerakan pencerahan," katanya, menyerukan dakwah yang moderat, menguatkan persatuan, dan membawa manfaat.
Penguatan Organisasi dan Tantangan Dakwah Hidayatullah
Ketua Umum DPP Hidayatullah, KH Nasfi Arsyad, menjelaskan bahwa Muswil merupakan ajang strategis. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh, memperkuat struktur organisasi, dan merumuskan arah gerak dakwah ke depan. "Muswil adalah momen penting untuk meneguhkan kembali struktur, meningkatkan kualitas SDM," ujarnya.
Selain itu, Muswil juga menjadi sarana untuk memperluas peran dakwah Hidayatullah di tengah masyarakat. Nasfi Arsyad menyoroti bahwa tantangan dakwah di masa depan semakin kompleks dan memerlukan persiapan matang. Oleh karena itu, dibutuhkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan organisasi yang solid.
Harapan besar diletakkan pada hasil Muswil Hidayatullah Sulawesi Selatan ini. "Semoga hasil muswil ini mampu menjadi pijakan kuat dalam memperkuat kontribusi Hidayatullah bagi masyarakat Sulawesi Selatan," ucapnya. Kontribusi tersebut mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, sosial, dan pembinaan umat, demi kemajuan bersama.
Sumber: AntaraNews