LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wali Kota Klaim PPKM Mampu Tekan Penyebaran Covid di Tangerang

Arief mengklaim, penerapan PPKM di Kota Tangerang, telah mampu menekan angka penyebaran Covid -19 saat ini. Tentunya, dengan menerapkan aturan dan sanksi tegas berdasarkan aturan pemerintah pusat dan penegasan oleh Pemerintah Daerah.

2021-02-03 12:04:21
PPKM
Advertisement

Klaster keluarga masih menjadi penyumbang tertinggi, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang. Meski begitu, Pemkot Tangerang, mengaku telah mampu menekan angka penyebaran tersebut.

"Klaster keluarga masih tinggi dibanding klaster lainnya. Meski memang, saat ini prosentasenya bisa ditekan, yang tadinya 45 persen, kini menjadi 35 persen," ungkap Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah dikonfirmasi, Rabu (3/2).

Arief mengklaim, penerapan PPKM di Kota Tangerang, telah mampu menekan angka penyebaran Covid -19 saat ini. Tentunya, dengan menerapkan aturan dan sanksi tegas berdasarkan aturan pemerintah pusat dan penegasan oleh Pemerintah Daerah.

Advertisement

"Berdasarkan peraturan dari Pusat, kita tambah penegasan sanksinya, agar lebih mendisiplinkan masyarakat," kata dia.

Dia mengaku, sejak hari ini akan lebih mengetatkan kembali penegakan dan operasi kepatuhan masyarakat dengan memberikan sanksi lebih tegas bagi pelanggar.

"Yang melanggar akan mendapat sanksi adminitrasi, seperti denda. Lalu, kita juga memperketat aturan soal hajatan (pesta pernikahan / sunat) karena sekarang lagi banyak hajatan masyarakat. Kita minta untuk mereka tidak menyajikan makanan secara prasmanan. Dan kami berharap dengan dilakukannya hal ini, kita bisa memutus penyebaran Covid-19," jelasnya.

Advertisement

Sementara itu, kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang mencapai 6.127 kasus. Dengan angka kesembuhan mencapai 5.645 kasus dan pasien meninggal dunia mencapai 125 kasus.

Baca juga:
Wagub DKI Harap Operasi Yustisi Ditingkatkan Saat PPKM Ketiga
Siang Ini, Lima Gubernur Rapat dengan Presiden Bahas Evaluasi PPKM Jawa-Bali
Psikolog Sebut Gerakan di Rumah Saja ala Ganjar Picu Persoalan Rumah Tangga
Puluhan Warga Tulungagung Ajukan Izin Gelar Hajatan Usai PPKM Dilonggarkan
Bukan Lockdown, Ridwan Kamil Akan Fokuskan Penanganan Covid-19 dengan Cara Ini
Epidemiolog Anggap Lockdown di Indonesia Sudah Tidak Efektif Dilakukan Saat Ini

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.