Wali Kota Bogor Pastikan Ganjil Genap akan Dilanjutkan
"Kami forum komunikasi pimpinan daerah sepakat untuk melanjutkan ganjil-genap pada Sabtu dan Minggu serta hari libur," kata Bima Arya.
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto memastikan kebijakan ganjil-genap untuk mengurangi mobilitas warga, tetap dilanjutkan dengan berbagai kelonggaran.
Bima menjelaskan, jika sebelumnya ganjil-genap diberlakukan selama tiga hari, Jumat, Sabtu dan Minggu, maka kini dalam kebijakan yang baru penerapan ganjil-genap hanya dilakukan pada Sabtu dan Minggu.
Selain itu, kelonggaran juga diberikan pada jam pemberlakukan ganjil-genap. Kata Bima, ganjil-genap yang baru, akan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 18.00 WIB.
"Kami forum komunikasi pimpinan daerah sepakat untuk melanjutkan ganjil-genap pada Sabtu dan Minggu serta hari libur," kata Bima Arya di Balai Kota Bogor, Selasa (16/2).
Menurutnya, kelonggaran itu diberikan karena, hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan okupansi hotel, restoran dan pasar tradisional selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kota Bogor.
"Jadi ini adalah titik temu. Supaya protokol kesehatan diutamakan, tapi ekonomi juga diperhatikan. Untuk jam operasional seperti mall dan toko modern masih sama yakni hingga pukul 21.00 WIB," jelas Bima.
Sementara Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, pola penerapan ganjil-genap tetap sama seperti sebelumnya. Pihaknya menyiapka enam titik sekat, lima titik check point dan satu tim pengurai kerumunan.
"Asumsinya, kalau jam 9 pagi dimulai, warga masih bisa untuk mencari sarapan di luar. Kemudian berakhir jam 6 sore karena untuk menghidupkan operasional pedagang kaki lima. Tapi secara teknis masih sama. Nanti selama pelaksanaan kami evaluasi setiap dua jam," jelas Susatyo.
Baca juga:
Pemkot Bogor akan Evaluasi Tiga Faktor Sebelum Perpanjang Ganjil-Genap
Bima Arya Sebut Ganjil-Genap Berhasil Tekan Mobilitas Warga
Ganjil Genap di Kota Bogor, 303 Kendaraan Ditegur dan 242 Ditindak
Bima Arya akan Kaji Opsi Memperpanjang Ganjil Genap di Bogor
Kakorlantas sebut Rombongan Moge di Bogor sempat Tunjukkan Surat Tes Rapid Antigen