Wakil Ketua DPR: Indonesia gabung OPEC tak memberi manfaat ekonomi
Keuntungan yang diperoleh Indonesia dengan bergabung dalam organisasi OPEC hanya sekadar menambah perkawanan.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agus Hermanto menilai bergabungnya Indonesia sebagai anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) tak memberikan manfaat dan dampak berarti bagi negara. Sebab, posisi Indonesia saat ini sebagai negara pengimpor bukan pengekspor minyak.
"Kita impor lebih banyak ketimbang ekspor minyak. Maka dengan bergabung dengan OPEC belum dapat mengatasi permasalahan Bahan Bakar Minyak (BBM)," kata Agus di Gedung Nusantara III DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (10/9).
Agus mengatakan keuntungan yang diperoleh Indonesia dengan bergabung dalam organisasi OPEC hanya sekadar menambah perkawanan, bukan perbaikan ekonomi. "Sedangkan kerugiannya kita harus bayar iuran kalau menjadi anggota OPEC," terangnya.
Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia sudah secara resmi bergabung dengan OPEC sebagai anggota penuh. Rencana Indonesia kembali aktif di OPEC berkaitan dengan wacana Menteri ESDM Sudirman Said agar Indonesia mempunyai kesempatan besar membeli minyak langsung ke anggota organisasi internasional itu.
Kesempatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi angka konsumsi minyak yang kian tinggi dan tak sebanding dengan kemampuan produksi dalam negeri.
Baca juga:
Negara sedang krisis ekonomi, tunjangan anggota DPR bakal naik
PPP kubu Romi desak MKD usut tuntas Setya Novanto Cs bertemu Trump
Rapat di DPR, Bang Yos curhat anggaran BIN dipotong
Hary Tanoe di balik pertemuan Fadli Zon & Donald Trump di New York
Bisnis Donald Trump di Indonesia, libatkan Hary Tanoe