Wakapolri tak bisa ungkap titik terang penyiram air keras ke Novel
Wakapolri tak bisa ungkap titik terang penyiram air keras ke Novel. Jenderal bintang tiga ini memberi sinyal jika polisi telah menemukan titik terang pelaku penyiraman air keras. Hanya saja, kata Syafruddin, hal itu akan disampaikan Polda Metro Jaya.
Keseriusan Kepolisian Negara Republik Indonesia menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan dipertanyakan para pegiat antikorupsi. Ada yang menyebut Polri terkesan lamban membongkar kasus ini. Polisi didesak segera mengungkap pelaku penyiraman.
Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan bahwa pihaknya serius menangani kasus ini. "Saya berkali-kali katakan investigasi, selidiki dan ungkap secepatnya," kata Komjen Syafruddin di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Jumat (28/4).
Jenderal bintang tiga ini memberi sinyal jika polisi telah menemukan titik terang pelaku penyiraman air keras. Hanya saja, kata Syafruddin, hal itu akan disampaikan Polda Metro Jaya. "Titik terangnya enggak bisa diungkapkan di sini, Polda Metro saja," ujar dia.
Syafruddin menyebutkan, titik terang dari kasus ini tidak bisa diungkap ke publik begitu saja. Alasannya, pelaku dikhawatirkan melarikan diri dari bidikan penyidik "Nanti titik terang titik terang, kabur nanti pelakunya," ucap Syafruddin.
Baca juga:
Polri terus bertukar informasi dengan KPK terkait kasus Novel
Polisi selidiki motor digunakan penyiram air keras Novel Baswedan
Novel Baswedan minta pengawal pulang sebelum disiram air keras
Wakapolri mengaku sudah minta Kapolda Metro ungkap cepat kasus Novel
KPK tak akan desak polisi segera tuntaskan kasus Novel
Mata kiri Novel Baswedan belum dapat melihat