Wagub Reny A. Lamadjido Tegaskan Peran POGI Sulteng Jaga Harapan Keluarga dan Masa Depan Keturunan
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menekankan pentingnya Peran POGI Sulteng dalam menjaga harapan keluarga serta masa depan keturunan di daerah tersebut, sekaligus mendukung agenda kesehatan.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menegaskan pentingnya Peran POGI Sulteng dalam menjaga harapan keluarga dan masa depan keturunan di wilayah tersebut. Penegasan ini disampaikan saat pelantikan pengurus baru POGI Cabang Sulteng periode 2025-2028 di Palu, Minggu (30/11). Acara tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen terhadap peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di seluruh Sulawesi Tengah.
Menurut Wagub Reny, POGI memiliki tanggung jawab yang jauh lebih luas dari sekadar mengawal proses kelahiran seorang bayi. Organisasi profesi ini berperan vital dalam mewujudkan masyarakat Sulawesi Tengah yang sehat dan berkualitas, sejalan dengan visi "Sulteng Nambaso". Dedikasi para dokter POGI sangat krusial dalam setiap tahapan kehidupan reproduksi wanita, mulai dari perencanaan keluarga hingga pasca-persalinan.
Pelantikan tersebut juga menandai pergantian kepemimpinan POGI Sulteng dengan Amirudin Rauf yang resmi menjabat sebagai ketua cabang. Ia didampingi Djemi sebagai Wakil Ketua I dan Daniel Saranga sebagai Wakil Ketua II. Susunan pengurus baru ini diharapkan dapat membawa inovasi dan peningkatan layanan kesehatan yang lebih merata serta efektif di seluruh pelosok Sulteng.
Dedikasi POGI dalam Menjaga Kesehatan Ibu dan Anak
Wagub Reny A. Lamadjido menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh anggota POGI atas kontribusinya yang tak kenal lelah. Mereka telah berupaya keras untuk memperbaiki kualitas layanan obstetri dan ginekologi di Sulawesi Tengah. Kontribusi POGI ini sangat berarti bagi masyarakat luas, terutama dalam memastikan kesehatan reproduksi yang optimal.
Keselamatan ibu dan bayi merupakan indikator penting yang mencerminkan kemajuan suatu daerah dalam sektor kesehatan. Oleh karena itu, penguatan organisasi profesi seperti POGI menjadi sangat strategis. Hal ini secara langsung mendukung agenda kesehatan pemerintah daerah melalui implementasi program "Berani Sehat" yang fokus pada pencegahan dan penanganan masalah kesehatan.
Dalam situasi apa pun, dari masa kehamilan yang rentan, proses persalinan yang krusial, hingga periode menyusui yang vital, para dokter POGI selalu hadir. Mereka bertugas menyelamatkan nyawa ibu dan bayi dengan keahlian dan dedikasi tinggi. "Ini adalah dedikasi yang sangat kami hargai," kata Wagub Reny menegaskan, menyoroti pengorbanan para profesional medis.
Sinergi POGI dan Pemerintah untuk Mewujudkan Sulteng Sehat
Wagub Reny juga menyampaikan terima kasih yang tulus kepada seluruh dokter POGI yang telah aktif membantu pemerintah. Berkat kerja keras mereka, angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di berbagai wilayah Sulawesi Tengah berhasil diturunkan secara signifikan. Upaya ini berdampak positif pada kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.
Selain itu, POGI juga berperan aktif dalam upaya perbaikan angka stunting yang masih menjadi tantangan di daerah. Penanganan stunting menjadi prioritas nasional untuk menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan produktif. Kolaborasi ini menunjukkan efektivitas sinergi lintas sektor dalam mencapai tujuan pembangunan kesehatan.
Kolaborasi erat antara POGI dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan ibu dan anak. Sinergi ini memastikan bahwa akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah-daerah terpencil. Kehadiran POGI sangat vital dalam mencapai tujuan ini.
Kegiatan pelantikan pengurus POGI Sulteng ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan pemangku kepentingan. Di antaranya adalah Ketua Umum PP POGI Budi Wiweko beserta rombongan, yang menunjukkan dukungan dari tingkat nasional. Hadir pula Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako dan Universitas Alkhairat, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulteng, memperkuat komitmen bersama.
Sumber: AntaraNews