Wabup Gowa Apresiasi PPIH Makassar atas Pelayanan Prima Jemput Jemaah Haji Kloter 7
Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menyampaikan apresiasi tinggi kepada PPIH Makassar atas pelayanan prima dalam penjemputan jemaah haji, khususnya Kloter 7, yang didominasi jemaah Gowa.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyatakan apresiasi mendalam kepada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar. Apresiasi ini diberikan atas pelayanan prima yang telah diberikan kepada seluruh jemaah haji. Penjemputan langsung dilakukan saat kepulangan jemaah haji Kloter 7 di Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Darmawangsyah Muin menyampaikan rasa syukur serta kebahagiaan atas kembalinya para jemaah haji ke tanah air. Ia berharap semua jemaah dapat meraih haji yang mabrur. Selain itu, diharapkan pula mereka membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
Kloter 7 yang didominasi jemaah asal Kabupaten Gowa ini tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kedatangan mereka tercatat pada Sabtu (6/6) sekitar pukul 22.38 WITA. Pelayanan PPIH Makassar menjadi kunci kelancaran proses kepulangan ini.
Kebahagiaan dan Harapan dari Pemerintah Kabupaten Gowa
Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gowa sangat bersyukur atas kepulangan jemaah haji. Kebahagiaan ini mencerminkan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Apresiasi Wabup Gowa kepada PPIH Makassar menjadi bukti pengakuan terhadap kinerja petugas.
Ia juga menekankan pentingnya haji mabrur bagi setiap jemaah. Diharapkan nilai-nilai positif dari ibadah haji dapat diterapkan. Hal ini bertujuan untuk membawa dampak baik bagi kehidupan sosial di masyarakat Gowa.
Pernyataan ini disampaikan di Makassar, menunjukkan komitmen pemerintah daerah. Ini juga menggarisbawahi dukungan penuh terhadap penyelenggaraan ibadah haji.
Peningkatan Signifikan Kuota Haji Gowa dan Dampaknya
Wakil Bupati Gowa mengungkapkan bahwa daerahnya merupakan salah satu dari empat kabupaten di Sulawesi Selatan dengan kuota haji terbesar. Hal ini terjadi setelah masa tunggu atau waiting list yang cukup panjang. Sebelumnya, daftar tunggu bisa mencapai sekitar 40 tahunan.
Pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi ini, Kabupaten Gowa memberangkatkan sebanyak 1.421 orang calon haji. Mereka tergabung dalam 10 kloter, baik kloter penuh maupun kloter gabungan. Jumlah ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Darmawangsyah Muin menambahkan, jumlah jemaah haji Gowa naik drastis dari sekitar 600-an menjadi 1.421 orang. Peningkatan ini patut disyukuri karena memangkas daftar tunggu yang lama. Rata-rata daftar tunggu kini menjadi sekitar 20 tahunan untuk setiap daerah.
Detail Kedatangan Kloter 7 dan Komposisi Jemaah
Kloter 7, yang mayoritas jemaahnya berasal dari Kabupaten Gowa, tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wakil Bupati Gowa. Momen ini menandai berakhirnya perjalanan spiritual yang panjang.
Berdasarkan data dari PPIH Debarkasi Makassar, Kloter 7 ini berjumlah 393 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 391 jemaah haji dan petugas yang diberangkatkan dari Tanah Suci. Selain itu, terdapat dua jemaah mutasi masuk dari kloter lain.
Secara spesifik, sebanyak 385 jemaah haji dalam kloter ini berasal dari Kabupaten Gowa. Terdapat pula satu jemaah asal Kabupaten Bone. Tujuh orang petugas kloter juga termasuk dalam rombongan ini, meliputi ketua kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan haji Indonesia (TKHI), perawat, dan petugas haji daerah.
PPIH Debarkasi Makassar juga mencatat adanya dua jemaah mutasi masuk. Mereka adalah Dian Sukma Rahayu Dano Pa dari Maluku Utara yang sebelumnya di Kloter 15. Serta Mamma Rabang asal Kabupaten Bone yang berpindah dari Kloter 22.
Sumber: AntaraNews