Viral di medsos Makorem Kupang diancam bom, ini kata polisi
Akun bernama Rico Lumba ini mengunggah 'Untuk NTT blom sampai saatnya. Kalian tunggu aja kami akan BOM langsung di KOREM'.
Warga Kupang, Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya, sedang digemparkan dengan sebuah postingan akun facebook yang mengancam akan melakukan pemboman terhadp Markas Komando Resort Militer (Korem) 161 Wirasakti Kupang.
Akun bernama Rico Lumba ini mengunggah 'Untuk NTT blom sampai saatnya. Kalian tunggu aja kami akan BOM langsung di KOREM'.
Praktis unggahan tersebut langsung mendapat reaksi dari warga net dengan disebarluaskan serta banjir komentar.
Agar tidak meluas dan menganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Kupang Kota langsung bergerak cepat dan tengah menyelidiki keberadaan akun bernama Rico Lumba tersebut.
Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon C. Nugroho, Senin (14/5) mengatakan, pihaknya sementara menyelidiki keberadaan pemosting. Jika sudah diketahaui maka akan langsung diamankan dan diperiksa motif dari aksinya, yang sudah sangat meresahkan masyarakat.
"Agar berita ini tidak menjadi bola liar, kita disini NTT ini aman siaga tapi adanya berita itu kurang baik jadi kita tetap dalami biar itu isu lain, tapi itu keamanan juga. Dari sisi TNI pak Dandim juga ini keamanan kita bersama, jadi kita dalami dan lacak nanti kita koordinasi dengan Cyber di Polda," tegasnya.
Masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya, diimbau agar tidak terprovokasi postingan-postingan di media sosial yang mengadu domba. Ia juga berharap, agar pengguna media sosial bijak menanggapi setiap postingan provokasi atau hoaks, sehingga keamanan dan ketertiban selalu terjaga.
"Jadi imbauan untuk masyarakat emosi boleh, marah boleh dengan peristiwa terorisme, tapi santun dalam berbahasa di medsos, jangan marah dituangkan tidak memihak kanan kirinya tidak melihat sauadarnya apa yang dilakukan atau menyinggung perasaan, baik orang per orang maupun institusi atau organisasi lain yang berakibat kepada hukum," harap Anthon.
Baca juga:
Cerita pertemuan terakhir suami dengan Legita, korban tewas bom gereja di Surabaya
Bomber gereja di Surabaya anak juragan jamu di Banyuwangi, hidupnya dibiayai orangtua
Tak direstui orangtua, istri pelaku bom Surabaya tertutup sejak dinikahi Dita
Kapolri minta anggota Polri seluruh Indonesia siaga 1
Marak teror bom, bagaimana nasib pertumbuhan ekonomi Indonesia?