Video: Trailer Azrax, film produksi Gatot yang disebut karya busuk
Dedi secara terang-terangan menunjukkan ketidakpuasannya. Seperti apa wujud film ini?
"Itu film busuk."
Ucapan singkat namun pedas justru terlontar dari mulut sutradaranya sendiri. Dedi memberikan gambaran sendiri soal kualitas Azrax, film yang diperankan dan diproduseri sendiri oleh Gatot Brajamusti.
Dedi secara terang-terangan menunjukkan ketidakpuasannya. Terutama mengenai profesionalisme Gatot selaku aktor.
"Masa take pukul 08.00 WIB baru datang pukul 15.00 WIB, udah gitu cuma sekali dan minta istirahat kecapean," keluhnya.
Seperti apa film Azrax hingga bikin sang sutradara menyesali keterlibatannya?
Film yang resmi tayang di bioskop pada 5 September 2013 lalu ini berlatar kasus perdagangan orang, di mana sejumlah TKI wanita dikirim untuk menjadi penghibur di Hong Kong. Film ini juga diperankan Yama Carlos dan Nadine Chandrawinata.
Kisahnya dimulai ketika seorang wartawati bernama Fanny, yang diperankan Nadine, melakukan penyelidikan atas kasus perdagangan wanita. Saking ingin mendalami kasus tersebut, dia mendatangi sendiri biro TKI dengan menyamar sebagai salah satu tenaga kerja.
Azrax sendiri merupakan guru mengaji di sebuah desa. Dia dibantu Budi (Yama Carlos), Preman Terminal yang mencari adiknya, serta Ricky, pacar Fanny.
Gatot mengklaim proses pengambilan gambar dilakukan langsung di Hong Kong, dan menjadi rumah produksi pertama yang melakukan syuting di luar negeri. Namun, ada sejumlah adegan yang nampak tidak dikemas dengan rapi, gambar suasana Hong Kong pun nampak direkam dalam kamera ponsel.
Mau tahu seperti apa wujud filmnya, berikut trailernya:
Baca juga:
Sebelum Azrax, Aa Gatot pernah diberi peran jadi 'preman kampung'
Sutradara Azrax selalu libatkan polisi selama proses produksi
Datangi Polda Metro Jaya, Reza Artamevia tampil berambut pendek
Sutradara: Azrax film busuk, nyesal kerja sama Gatot!
Kasus Senpi Gatot, Reza Artamevia datangi Polda Metro Jaya