LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Usai penggal warga, kelompok Santoso kini jadi buruan polisi

Kapolri meminta warga mewaspadai gerakan kelompok teroris ini.

2015-09-17 09:31:00
Teror Poso
Advertisement

Aksi balas dendam yang dilakukan kelompok bersenjata Santoso telah menewaskan tiga korban warga sipil di Sulawesi Tengah, dua di antaranya dipenggal. Peristiwa ini membuat polisi bergerak cepat memburu para pelaku pembunuhan.

"Kita sudah lakukan pengejaran, operasi. Ya tetapi belum kita dapatkan," kata Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Badrodin Haiti melalui sambungan telepon di Jakarta, Kamis (17/9).

Guna mengantisipasi aksi susulan, Badrodin telah meminta Polda Sulteng untuk mengamankan seluruh warga, terutama mereka yang bekerja di kebun. Pengamanan juga diperketat hingga area bantaran sungai.

"Kami sudah meminta untuk mengamankan seluruh warga yang ada di kebun kebun, yang ada di ruas-ruas kali. Menjaga satu per satu ya, tentu enggak bisa," ujarnya.

Kapolri mengimbau masyarakat agar tetap hati-hati, terutama kelompok bersenjata Santoso yang mulai menyasar warga sipil. "Supaya memang hati hati, waspada dengan kelompok itu," tutupnya.

Sebelumnya, peristiwa pembunuhan pertama terjadi di Dusun Baturiti, Desa Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Minggu (13/9). Korbannya I Nyoman Astika (60). Leher korban dipenggal. Peristiwa kedua terjadi, Senin (14/9) pukul 10.00 WITA di Desa Torue, Parigi Moutong. Hengky (50) warga setempat, juga tewas dengan cara dipenggal.

Pada Selasa (15/9) sore ditemukan satu mayat lagi dengan kondisi badan utuh oleh Tim gabungan Polres Parigi Moutong dan Brimob Polda Sulteng, di kilometer 10 dari Desa Salubunga, Kecamatan Sausu. Tubuh korban penuh luka tusuk. Dipastikan, korban pembunuhan ini merupakan ulah dari kelompok Santoso yang melakukan aksi balas dendam setelah disergap Polda Sulteng pada 19 Agustsus lalu.

Baca juga:
3 Warga tewas dibunuh kelompok Santoso, dua dipenggal
Kapolda Sulawesi pimpin upacara sambut jenazah Bryan di Manado
Suasana haru iringi pemulangan jenazah polisi yang tertembak di Poso
Antisipasi teroris balas dendam, Kapolri kirim 140 personel ke Poso
Seorang polisi & satu terduga teroris tewas usai baku tembak di Poso

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.