LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Usai Lebaran, Pemkot Tangsel akan 'gerilya' ke indekos dan kontrakan

Usai Lebaran, Pemkot Tangsel akan 'gerilya' ke indekos dan kontrakan. Pemkot Tangsel tidak ingin ada pendatang tak jelas masuk ke wilayah administrasinya. Pihaknya mewajibkan warga pendatang membuat surat keterangan domisili ke kantor kelurahan setempat.

2017-07-02 13:32:00
Urbanisasi
Advertisement

Gelombang warga pendatang dari berbagai daerah biasanya menyerbu kota-kota besar bersamaan dengan arus balik Lebaran. Pemerintah kota Tangerang Selatan tidak membendung arus urbanisasi atau perpindahan dari desa ke kota. Hanya saja, Pemkot Tangsel tidak ingin ada pendatang tak jelas masuk ke wilayah administrasinya.

Dinas Kependudukan dan Catatan sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan akan melakukan operasi Bina kependudukan (Binduk) bagi pendatang baru yang tiba ke Kota Tangsel pasca libur Lebaran ini. Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Toto Sudarto menerangkan, operasi Binduk bukan untuk menghalangi‎ hak setiap warga negara mencari kehidupan yang layak di daerah lain termasuk Tangsel. Namun, langkah ini penting dilakukan untuk mencegah persoalan baru.

"Kalau hijrah tetapi tidak punya tujuan pekerjaan tetap dan keterampilan khusus maka hanya menambah masalah sosial saja‎. Kita menginginkan Kota yang ramah ini juga dihuni orang-orang ramah juga," jelasnya, Minggu (2/7).

Advertisement

Operasi binduk yang dilakukan Disdukcapil akan melibatkan Satpol PP, Polisi dan TNI. Operasi ini akan menyisir rumah kontrakan dan kos-kosan di Tangerang Selatan. Pihaknya mewajibkan warga pendatang membuat surat keterangan domisili ke kantor kelurahan setempat.

"Kami tidak ingin mempersulit ataupun mempermudah warga pendatang. Tapi suket sementara itu wajib halnya bagi pendatang baru," jelas dia.

Dia juga mengimbau kepada warga pendatang musiman yang bermukim di Kota Tangsel, tidak berbondong-bondong membawa sanak keluarganya ke Kota termuda di Banten itu.

Advertisement

"Kalaupun membawa harus punya tujuan pekerjaan tetap dan keahlian khusus, sehingga tidak menimbulkan persoalan baru di sini," terangnya.

Baca juga:
Tak semua orang minat hijrah ke Jakarta
Anies Baswedan tak larang warga daerah mengadu nasib ke Jakarta
Sekda Jabar: Mudik, jangan bawa keluarga dari desa ke kota
Djarot minta warga yang pindah ke Jakarta punya keahlian
Darmin khawatir 65 persen penduduk desa pindah ke kota di 2025
Menkeu nilai urbanisasi di RI buruk, bangun infrastruktur jadi rumit

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.