Usai Kunjungan ke Korsel, Prabowo Ingin Konser K-Pop di Indonesia Ditingkatkan
Dia mengaku baru mengetahui bahwa ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anggota K-pop di Korea Selatan.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengatakan Presiden Prabowo Subianto ingin meningkatkan jumlah konser artis K-pop di Indonesia. Hal ini sebagai hasil dari diplomasi kunjungan Prabowo ke Korea Selatan beberapa bulan lalu.
"Kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan kepada, khusus untuk penggemar K-Pop, berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop," kata Sugiono dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (22/4).
Anggota K-pop di Korea
Dia mengaku baru mengetahui bahwa ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi anggota K-pop di Korea Selatan. Saat kunjungan ke Korea Selatan, Prabowo sendiri bertemu dengan Carmen, anggota asal Indonesia di grup K-pop Hearts2Hearts.
"Karena ternyata ada juga, saya juga baru tahu, personel dari grup-grup di sana itu juga ada orang Indonesia yang menjadi personelnya. Forgive my ignorance," jelasnya.
Komitmen Kerja Sama
Disisi lain, Sugiono menjelaskan Presiden Prabowo selalu membawa hasil konkret setiap kunjungan kenegaraan. Dia mencontohkan kunjungan Prabowo ke Korea Selatan menghasilkan komitmen kerja sama sebesar USD 10 miliar.
"Di Jepang sendiri ada satu kesepakatan dagang yang dilakukan sebesar kurang lebih 23,63 miliar US Dollar. Kemudian di Korea Selatan sebesar 10 miliar US Dollar," tutur Sugiono.
"Kunjungan ini adalah merupakan suatu kunjungan di mana kita ingin menghasilkan sesuatu yang sifatnya dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia dari hubungan kita dengan berbagai negara di dunia," sambung dia.