LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Usai diperiksa KPK selama 12 jam, ini kata Idrus Marham

Idrus yang diperiksa selama kurang lebih 12 jam itu tak mau membeberkan soal pemeriksaannya kali ini. Dia berkali-kali menyatakan sudah menjelaskan semuanya kepada penyidik KPK.

2018-08-15 22:12:50
Suap Proyek PLTU Riau
Advertisement

Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham rampung menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar itu diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek PLTU Riau-1.

Idrus yang diperiksa selama kurang lebih 12 jam itu tak mau membeberkan soal pemeriksaannya kali ini. Dia berkali-kali menyatakan sudah menjelaskan semuanya kepada penyidik KPK.

"Sekali lagi terima kasih kepada penyidik karena mau sampai jam berapa pun katanya Pak Idrus siap. Saya katakan saya siap dan kalau bisa kita selesaikan," ujar Idrus usai pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (15/8).

Advertisement

Saat ditanya soal apakah dirinya ditelisik soal pertemuan-pertemuan nonformal yang membahas proyek PLTU Riau-1, Idrus tak mau menjelaskan. Begitu juga saat disinggung soal apakah dirinya dikonfirmasi soal aliran dana.

"Pokoknya saya katakan semua yang terkait yang saya ketahui sudah saya jelaskan semuanya. Ya jadi kalau mau tanya, tanyalah penyidik, kan etikanya enggak bagus," kata Idrus.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan terhadap Idrus masih untuk menelisik dugaan pertemuan yang dilakukan Idrus dengan dua tersangka dalam kasus ini, yakni Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pemilik Blackgold Natural Resources Limited Johanes B Kotjo.

Advertisement

"KPK mengonfirmasi pengetahuan para saksi terkait dengan pertemuan-pertemuan pembahasan proyek pembangunan PLTU Riau 1," kata Febri.

Dugaan pertemuan tersebut terlihat dari CCTV yang disita penyidik KPK saat pengeledahan. Pertemuan tersebut diduga berkaitan dengan pembahasan proyek PLTU Riau-1.

"Kalau (pertemuan) formal tentu dilakukan di kantor misalnya dalam rapat-rapat resmi atau ada pertemuan informal dan apa yang dibicarakan di sana," kata Febri.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johanes B Kotjo selaku pemilik Blackgold Natural Resources Limited sebagai tersangka. Eni diduga menerima suap sebesar Rp 4,8 miliar dari Johanes secara bertahap.

Proyek PLTU Riau-I sendiri masuk dalam proyek 35 ribu Megawatt yang rencananya bakal digarap Blackgold, PT Samantaka Batubara, PT Pembangkit Jawa-Bali, PT PLN Batubara dan China Huadian Engineering Co. Ltd.

KPK sudah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus dugaan suap ini, mereka di antaranya Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir, serta Direktur Utama PT Pembangkitan Jawa-Bali Investasi Gunawan Y Hariyanto. Kemudian Direktur Utama PT Pembangunan Jawa Bali (PJB) Iwan Agung Firstantara dan Direktur Utama PT Samantaka Batubara Rudi Herlambang.

Pemeriksaan terhadap mereka untuk mendalami kongkalikong PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) dengan petinggi PT PLN terkait penunjukan langsung perusahaan Blackgold, PT Samantaka Batubara, PT Pembangkit Jawa-Bali, PT PLN Batubara dan China Huadian Engineering Co. Ltd menjadi satu konsorsium yang menggarap proyek tersebut.

Apalagi, dari balik jeruji besi, Eni Saragih sempat mengungkap peran Sofyan Basir dan Kotjo sampai PT PJB menguasai 51 persen asset. Nilai asset itu memungkinkan PT PJB menunjuk langsung Blackgold sebagai mitranya.

Pada Januari 2018, PJB, PLN Batu Bara, BlackGold, Samantaka, dan Huadian menandatangani Letter of Intent (LoI) atau surat perjanjian bisnis yang secara hukum tak mengikat para pihak. LoI diteken untuk mendapatkan Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik (PPA) atas PLTU Riau-1. Samantaka rencananya akan menjadi pemasok batu bara untuk PLTU Riau-1.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Diperiksa KPK, Eni Maulani Saragih tebar senyuman
Terkait suap, pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited diperiksa KPK
Mensos Idrus Marham kembali diperiksa KPK terkait kasus PLTU Riau-1
KPK kembali periksa Mensos Idrus terkait kasus PLTU Riau-1
Kasus suap PLTU Riau-1, Idrus Marham kembali diperiksa KPK

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.