LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Usai bentrok dengan Brimob, anggota TNI dilarang keluar Markas

"Anggota masih di barak (Markas) nggak boleh keluar. Jangan sampai ini juga meluas permasalahanya," kata Wuryanto.

2015-07-12 18:00:45
Mako Brimob Semarang Diserang TNI
Advertisement

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispen AD) Brigjen TNI Wuryanto mengakui adanya bentrokan antara anggota Penerbang Angkatan Darat (Penerbad) dengan anggota Brimob di Markas Satuan Brimob Polda Jateng Detasemen A Pelopor Subden 2 di Kawasan Jalan Kumudasmoro Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah Minggu (12/7) dini hari. Menurut Wuryanto, bentrokan tersebut masih dalam penyelidikan kedua Korp Angkatan Darat dan Brimob.

"Motifnya adalah kesalahpahaman, itu pun juga masih dalam penyelidikan, latar belakang dibalik itu juga masih diselidiki," kata Wuryanto saat dihubungi merdeka.com, Minggu (12/7).

Menurut Wuryanto, para anggota Angkatan Darat tidak boleh keluar dari markasnya setelah bentrokan dengan anggota Brimob di Markas Satuan Brimob Polda Jateng Detasemen A Pelopor Subden 2 di Kawasan Jalan Kumudasmoro Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah. Lanjut dia, komandan Brimob dan Kodam Diponegoro juga langsung melakukan konsolidasi terkait bentrokan tersebut.

"Anggota masih di barak (Markas) nggak boleh keluar. Jangan sampai ini juga meluas permasalahanya," kata dia.

Sebelumnya, ratusan orang bersenjata laras panjang terlibat bentrok dengan anggota Brimob Simongan di Markas Satuan Brimob Polda Jateng Detasemen A Pelopor Subden 2 di Kawasan Jalan Kumudasmoro Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah Minggu (12/7) dini hari. Kejadian terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Sempat terdengar beberapa letusan tembakan ke udara. Bahkan, sejumlah warga di sekitar lokasi kejadian berusaha melihat insiden tersebut diusir dan disuruh masuk rumah oleh orang tersebut.

"Jumlahnya banyak, hampir mencapai ratusan orang bersenjata laras panjang. Mereka datang menggunakan sejumlah mobil dan motor. Warga banyak yang ketakutan," ungkap saksi mata, warga sekitar yang enggan disebut namanya saat ditemui merdeka.com di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) Minggu (12/7) siang tadi.

Baca juga:
Diserang TNI, anggota Brimob di markas Simongan dilarang keluar
Serbu markas Brimob, anggota TNI keroyok Brimob dan rusak motor
Penyerbu Mako Brimob Simongan Semarang diduga anggota TNI Penerbad
Mako Brimob Simongan Semarang diserang ratusan orang bersenjata

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.