LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Update Korban Erupsi Gunung Semeru: 39 Orang Meninggal Dunia

Petugas di lapangan masih melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap korban meninggal.

2021-12-09 09:18:25
Gunung Semeru Erupsi
Advertisement

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal dunia akibat akibat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru mencapai 39 orang. Jumlahnya bertambah 5 dari data sebelumnya masih 34 korban tewas.

"Data per hari ini, tercatat korban meninggal dunia 39 orang dan hilang 13," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Kamis (9/12).

Abdul menjelaskan, petugas di lapangan masih melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap korban meninggal. Petugas juga terus melakukan pencarian terhadap warga yang hilang. Targetnya, pencarian dilakukan hingga enam hari ke depan di Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh dan Desa Curah Kobokan.

Advertisement

Abdul menyebut, aset warga dan fasilitas umum juga terdampak awan panas guguran Gunung Semeru. Rinciannya, rumah 2.970, sapi 764 ekor, kambing 684, dan unggas lainnya 1.578.

Sementara fasilitas umum terdampak antara lain sarana pendidikan 42 unit, sarana ibadah 17, fasilitas kesehatan 1, dan jembatan rusak 1.

Data Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru pada Rabu (8/12), penyintas berjumlah 6.022 jiwa yang tersebar di 115 titik pos pengungsian.

Advertisement

Posko terus memutakhirkan data warga terdampak maupun mengungsi di wilayah Kabupaten Lumajang, Malang dan Blitar. Sebaran jumlah penyintas paling banyak berada di Kecamatan Candipuro dengan 2.331 orang, sedangkan di Kecamatan Pasirian 983 orang, Pronojiwo 525, Tempeh 554, Sumbersuko 302, dan Lumajang 271.

Kemudian Pasrujamber 212, Sukodono 204, Kunir 127, Tekung 67, Senduro 66, Padang 62, Jatiroto 59, Kedungjajang 50, Klakah 45, Yosowilangun 40, Rowokangkung 37, Ranuyoso 26, Randuagung 24, Tempusari 23, dan Gucialit 14.

Dalam rapat koordinasi posko yang digelar pada hari ini, sejumlah pelayanan dasar menjadi perhatian petugas di lapangan untuk dioptimalkan. Misalnya operasional dapur umum untuk menambah kapasitas masakan, kebutuhan toilet portabel dan ruang yang lebih nyaman untuk warga penyintas.

Terkait alokasi tempat pengungsian, posko masih mengidentifikasi fasilitas pendidikan yang aman dan dapat dimanfaatkan untuk pemindahan para penyintas.

Baca juga:
Tak Terjadi Letusan Saat Erupsi Semeru, Ahli Dorong Perbaikan Sistem Deteksi Bencana
Suami Ungkap Sikap Tak Biasa Rumini Sehari Sebelum Wafat, Selalu Minta Peluk & Cium
Pemerintah Turunkan Tim untuk Memperbarui Peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Semeru
7 Jenazah Korban Erupsi Gunung Semeru Kembali Teridentifikasi
Warga Korban Erupsi Semeru Kembali ke Rumah Selamatkan Barang Berharga

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.