Update Dampak Gempa Bungkulu: 192 Rumah Rusak, Sekolah-Masjid Terdampak
Jumlah ini bertambah dari sebelumnya hanya 174 rumah rusak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mencatat ada 192 rumah rusak akibat gempa bumi yang yang terjadi pada Jumat (24/5) pukul 02.52 WIB dengan kekuatan 6,3 magnitudo.
Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah mengatakan, jumlah ini bertambah dari sebelumnya hanya 174 rumah rusak.
“Data terakhir ada 192 rumah yang rusak, baik rusak berat dan maupun rusak ringan,” kata Khristian saat diwawancarai, Sabtu (24/5).
Dia mengungkapkan bahwa data tersebut bukanlah data pasti. Sebab pihaknya masih terus mendata rumah-rumah yang terdampak.
“Dari 192 rumah ada 800 jiwa yang terdampak dan alhamdulillah hingga saat tidak ada korban jiwa namun hanya luka-luka akibat reruntuhan,” jelasnya Khristian.
Dari foto yang dibagikan BPBD Bengkulu, tampak atap rumah warga berhamburan. Tembok yang menyangga rumah warga juga luluh lantak.
Sekolah hingga Masjid Juga Terdampak
Khristian pun menyebutkan tak hanya rumah, terdapat 2 sekolah, 2 masjid, 2 kantor kecamatan, dan 2 fasilitas umum yang terdampak gempa bumi.
“Untuk Kabupaten Bengkulu Tengah pun ada 2 rumah rusak berat, 1 Paud, 2 SD dan 1 SMK yang terdampak akibat gempa,” jelasnya.
Gempa bumi dengan parameter update magnitudo M 6,0 mengguncang Bengkulu pada Jumat kemarin. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,18° LS ; 102,07°BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 47 Km arah Barat Daya Kota Bengkulu, Bengkulu pada kedalaman 84 km.
Guncangan akibat gempa bumi ini dirasakan di beberapa wilayah yakni Kota Bengkulu, Seluma dan Empat Lawang daerah Kepahiang, Liwa (Lampung) Lemong (Lampung) Rejang Lebong, Tais dan Lubuk Linggau (Sumatera Selatan).