Update 22 Desember: Ada 6.347 Kasus Baru, Total Covid-19 di RI 678.125 Positif
Selain kasus positif, pasien yang meninggal karena Covid-19 juga bertambah. Pasien meninggal akibat Covid-19 kini menembus 20.257 orang. Bertambah 172 dari data kemarin yang masih 20.085 orang.
Kementerian Kesehatan melaporkan, jumlah orang yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia menembus 678.125. Meningkat 6.347 dari data Senin (21/12) yang masih 671.778 orang.
6.347 Kasus baru Covid-19 ditemukan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 49.806 spesimen dari 30.768 orang. Data dihimpun dalam 24 jam terakhir hingga hari ini, Selasa (22/12), pukul 12.00 Wib.
Kementerian Kesehatan menyebut, 6.347 kasus baru Covid-19 tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Namun, sebaran terbanyak ada di DKI Jakarta yakni 1.311 kasus, Jawa Barat 925 kasus, Jawa Tengah 895 kasus, Jawa Timur 706 kasus dan Sulawesi Selatan 539 kasus.
Selain kasus positif, pasien yang meninggal karena Covid-19 juga bertambah. Pasien meninggal akibat Covid-19 kini menembus 20.257 orang. Bertambah 172 dari data kemarin yang masih 20.085 orang.
Pasien sembuh dari Covid-19 juga bertambah, yakni sebanyak 5.838 dari data kemarin yang masih 546.884 orang. Total kumulatif kasus sembuh dari Covid-19 mencapai 552.722 orang.
Pasien yang dinyatakan sembuh telah menjalani tes polymerase chain reaction (PCR) sebanyak dua kali atau lebih dan hasilnya negatif.
Sementara pasien yang tengah menjalani perawatan atau isolasi sebanyak 105.146 orang. Angka ini meningkat dari data kemarin yang masih 104.809 orang.
Pemerintah juga masih memantau 69.343 orang suspek Covid-19 di Indonesia. Jumlah ini meningkat dari data kemarin yang masih 67.509 suspek Covid-19.
Baca juga:
Direktur RSUD Genteng Banyuwangi Meninggal Dunia karena Covid-19
Pendatang Tiba di Stasiun Jatinegara Langsung Dites Cepat Antigen
Sejumlah Negara Laporkan Mendeteksi Virus Corona yang Bermutasi di Inggris
Vaksinasi Dimulai Akhir Januari, Pedagang Pasar & Pelaku UMKM Termasuk Penerima Awal
Positif Corona Usai Pilkada, Staf KPU Samarinda Meninggal
Dinkes Jakbar Jelaskan Awal Mula Puluhan Lansia di Panti Sosial Terpapar Covid-19