Unismuh Makassar minta polisi buka identitas pelaku pembakaran motor
Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Drs Samhi Muawwan Djamal meminta pihak kepolisian untuk memastikan pelaku pembakaran dan pengrusakan tujuh sepeda motor dinas polisi. Terutama soal keterlibatan mahasiswanya dalam kejadian itu.
Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Drs Samhi Muawwan Djamal meminta pihak kepolisian untuk memastikan pelaku pembakaran dan pengrusakan tujuh sepeda motor dinas polisi. Terutama soal keterlibatan mahasiswanya dalam kejadian itu.
"Koordinasi terakhir dengan pihak kepolisian jika mereka masih menelusuri siapa pelaku pembakaran dan pengrusakan yang terjadi kemarin. Jika Wakapolda Sulsel (Brigjen Gatot Eddy Pramono) sebelumnya mengatakan telah mengantongi identitas pelaku, diminta untuk memastikan mereka itu mahasiswa atau bukan agar semuanya menjadi terang," kata Samhi Muawwan Djamal yang dikonfirmasi, Sabtu, (29/10).
Jika pelakunya memang mahasiswa, Samhi mengaku akan serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk diproses hukum sesuai aturan.
Adapun Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar, Kompol Musbagh Niam masih enggan memastikan identitas pelaku. "Belum ada langkah-langkah hukum kita lakukan hari ini. Baru saja saya ikuti rapat evaluasi. Tapi pastinya proses hukum tetap dijalankan," kata Musbagh Niam.
Diketahui, Jumat kemarin, Kota Makassar diramaikan dengan unjuk rasa mahasiswa di beberapa titik peringati hari Sumpah Pemuda. Salah satunya di kampus Unismuh Makassar Jalan Alauddin. Aksi mereka berujung bentrok. Mahasiswa membakar enam motor polisi dan satu lagi dibuang ke got.
Baca juga:
Pelaku perusak 7 motor saat demo mahasiswa Makassar segera diciduk
Demo rusuh, mahasiswa juga lempari polisi pakai batu dan anak panah
Demo mahasiswa di Makassar ricuh, 6 sepeda motor polisi dibakar
Mahasiswa di Makassar kritik Jokowi soal maraknya peredaran narkoba
Mahasiswa UHN protes dekan fakultas hukum dilaporkan oleh polisi