LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ungkap dugaan penipuan Abu Tours, Polda Sumsel kantongi bukti kuat

Suwandi menambahkan, laporan korban terus bertambah, tak hanya dari Palembang tetapi sejumlah korban dari beberapa kabupaten/kota.

2018-03-05 20:31:00
Abu Tours
Advertisement

Polda Sumatera Selatan telah mengantongi beberapa bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan Abu Tours terhadap ribuan calon jemaah umroh di Sumsel. Dalam waktu dekat, penyidik akan menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Kasubdit I Kamneg Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro mengungkapkan, bukti-bukti tersebut didapatkan dari penyitaan beberapa dokumen yang dilakukan saat penggeledahan di Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, pada 27 Februari lalu.

"Barang bukti sudah ada, itu menguatkan dalam penyelidikan," ungkap Suwandi, Senin (5/3).

Advertisement

Menurut dia, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan gelar perkara di Mabes Polri. Setelah itu, barulah menetapkan tersangka, yakni bos Abu Tours, Muhammad Hamzah Mamba alias Abu Hamzah sebagai terlapor.

"Tapi kita jadwalkan dulu pemeriksaan ulang, termasuk petinggi Abu Tours," ujarnya.

Dia mengatakan, Bareskrim Mabes Polri turun tangan ikut menyelidiki kasus Abu Tours ini. Alasannya karena menguatnya dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilakukan oleh Abu Hamzah terhadap uang milik para calon jemaah umroh.

Advertisement

"Bareskrim ikut menyelidiki karena kasus ini ditangani oleh dua Polda, Sulsel dan Sumsel. Kapan Mabes mulai ikut menyelidiki itu menunggu hasil koordinasi antar direktur," kata dia.

Suwandi menambahkan, laporan korban terus bertambah, tak hanya dari Palembang tetapi sejumlah korban dari beberapa kabupaten/kota. Seperti di Kota Pagaralam, sebanyak 150 korban melapor ke Kemenag Pagaralam, yang diarahkan ke Mapolres Pagaralam. Selain itu, tercatat puluhan warga Ogan Ilir pun telah melapor di Polres Ogan Ilir.

"Bertambah terus, karena kita sengaja membuka posko di masing-masing polres," terangnya.

Seperti yang dikatakan Suwandi sebelumnya, dari berkas-berkas yang disita penyidik dari Kantor Abu Tours Cabang Palembang, diketahui sebanyak 8.522 orang calon jemaah umroh asal Sumsel yang mendaftar ke Abu Tour hingga 2019 mendatang terancam tak berangkat.

Jumlah uang yang telah disetorkan oleh seluruh calon jemaah tersebut sebanyak Rp109.962.640.320. Namun hingga saat ini uang tersebut tak diketahui rimbanya.

Baca juga:
Tak kunjung berangkat, 205 jemaah umrah Abu Tours lapor Polresta Surakarta
1.600 Calon jemaah di Samarinda diduga jadi korban Abu Tours
Polda Sumsel ungkap uang setoran jemaah Abu Tours Rp 109 M lenyap tak berbekas
Terjerat kasus, Abu Tours terancam izinnya dibekukan
Meski bermasalah, Abu Tours belum bisa dibekukan
Dalami kasus penipuan, Polda Sumsel geledah kantor Abu Tours

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.