Undang kiai dan ulama, Jokowi gelar pertemuan sambil lesehan
Undang kiai dan ulama, Jokowi gelar pertemuan sambil lesehan. Jokowi tampak didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo. "Saya ingin ucapkan terima kasih karena ikut mendinginkan dan menyejukkan suasana dari dulu."
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang kiai dan ulama pimpinan pondok pesantren wilayah Banten dan Jawa Barat ke Istana Kepresidenan. Ada yang berbeda dengan pertemuan kali ini, karena tamu yang diundang duduk lesehan dan diterima di Istana Negara.
Padahal biasanya, para tamu negara diterima di Istana Merdeka dan duduk di atas kursi.
Pantauan merdeka.com di lokasi, para ulama dan kiai mulai berdatangan ke Istana Negara sekitar pukul 12.50. Pertemuan baru dimulai pada pukul 13.00 WIB.
Dalam pertemuan itu, Jokowi tampak didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo.
Terkait format pertemuan yang dikemas dalam bentuk duduk lesehan, Menteri Lukman mengatakan desain tersebut memang diinginkan berlangsung secara informal.
"Ini acaranya memang didesain informal, tidak terlalu serius, santai," ujar Lukman, Kamis (10/11).
Untuk diketahui, kehadiran ulama dan kiai di Istana Negara dalam rangka mendinginkan suasana pascaunjuk rasa 4 November 2016. Dalam kesempatan ini, Jokowi ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada ulama dan kiai karena telah mengawal aksi unjuk rasa tersebut sehingga berlangsung damai.
"Saya ingin ucapkan terima kasih karena saya tahu dari informasi yang saya terima, (ulama dan kiai) ikut mendinginkan dan menyejukkan suasana dari dulu sampai sekarang sehingga daerah dalam keadaan sejuk, kondusif dan aman" kata Jokowi mengawali sambutannya.
Baca juga:
Jokowi undang kiai & ulama diskusi sambil lesehan di Istana
Pengelola SPBU: Kebijakan BBM satu harga dongkrak ekonomi daerah
PLN tampilkan progress 35 ribu MW di depan Presiden Jokowi
Jokowi: Bangsa besar adalah yang menghargai jasa para pahlawan
Antasari Azhar tetap berharap Jokowi berikan grasi
Jokowi sebut pasukan Kopassus bisa digerakkan saat darurat
Jokowi minta Kopassus jadi pemersatu suku & agama di Indonesia