Ultimatum Ketua DPRD Tuban kepada Anggota Dewan yang Bandel Menolak Tes Swab
"Kalau tidak swab, kunker tidak diperbolehkan. Ini demi keselamatan kita bersama," katanya.
Satuan tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban tidak pernah lelah berupaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Hal itu dilakukan agar tidak muncul klaster baru di tengah pandemi ini.
Langkah terbaru, Satgas Covid-19 menggelar tes swab untuk anggota DPRD setempat. Kebijakan itu diambil buntut dari adanya dua anggota dewan dan seorang staf sekretariat dewan yang terkonfirmasi positif Covid-19, usai melakukan kunjungan kerja.
Diketahui Liputan6.com, tes swab gratis yang diikuti wakil rakyat itu dilaksanakan secara bergelombang dengan menerapkan protokol kesehatan bertempat di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tuban.
"Tes swab dilaksanakan di Labkesda," ungkap Fahmi Fikroni Ketua Fraksi PKB DPRD Tuban usai jalani tes swab, Kamis (22/10).
Selain itu, Ketua DPRD Tuban H Miyadi telah memberikan imbauan kepada seluruh anggota dewan untuk mengikuti tes swab yang telah dijadwalkan oleh Satgas Covid-19.
"Kita minta semua anggota DPRD ikut tes swab," ujarnya saat sidang di gedung paripurna dewan setempat.
Bahkan, politisi PKB itu memberikan ultimatum kepada anggota dewan yang tidak mengikuti tes swab tidak diperkenankan untuk mengikut kunker. Upaya itu untuk kepentingan diri sendiri dan orang lain, serta untuk antisipasi penyebaran virus Corona.
"Kalau tidak swab, kunker tidak diperbolehkan. Ini demi keselamatan kita bersama," katanya.
Sebelumnya dikabarkan, dua anggota DPRD dan seorang staf sekretariat dewan dinyatakan tertular dari hasil swabnya setelah kunker ke wilayah Kecamatan Singgahan dan Parengan. Ketiga orang tersebut saat ini masih menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing karena rumahnya dianggap sudah memenuhi syarat.
Meskipun ada yang tertular Covid-19, H Miyadi memastikan belum ada rencana lockdown atau penghentian sementara aktivitas di gedung dewan. Tetapi, semua kegiatan yang ada di dewan diminta untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencegah penyebaran virus Corona.
Reporter: Ahmad Adirin
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Dinkes Sebut Hasil Tes Swab Massal di DPRD Sumut Semua Negatif Covid-19
Magetan Punya Mobil PCR Rp4 Miliar, Komentar Warganet Ini Justru Bikin Salah Fokus
Masyarakat Diminta Laporkan Faskes Pasang Tarif Tes Swab Melebihi Standar Pemerintah
Satgas Covid-19 Minta Masyarakat Laporkan Faskes Tak Patuhi Ketentuan Tarif Tes Swab
Dinkes Minta Warga Bandung Melapor Jika Harga Tes Swab Melebihi Ketentuan