Turis asing masih tertahan di Bandara Ngurah Rai
Dibukanya Bandara Ngurah Rai tidak lantas membuat maskapai langsung mengoperasikan seluruh pesawatnya untuk mengangkut penumpang. Sejumlah pesawat dari maskapai asing sudah bertolak meninggalkan Bali. Namun masih banyak wisatawan asing yang antre menunggu jadwal keberangkatan selanjutnya.
Aktivitas Bandara I Gusti Ngurah Rai belum sepenuhnya normal. Pengelola bandara belum melayani proses pemberangkatan calon penumpang secara keseluruhan.
Bahkan sejumlah penumpang khususnya wisatawan asing masih terlihat sibuk mengurus jadwal pemberangkatan ulang. Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura I, Israwadi menuturkan, dibukanya Bandara Ngurah Rai tidak lantas membuat maskapai langsung mengoperasikan seluruh pesawatnya untuk mengangkut penumpang.
"Tidak bisa begitu langsung dibuka terus pesawat langsung terbang. Tentu masih mempersiapkan operasional," ungkapnya.
Sejumlah pesawat dari maskapai asing sudah bertolak meninggalkan Bali. Namun masih banyak wisatawan asing yang antre menunggu jadwal keberangkatan selanjutnya.
Sebagian dari mereka cemas. Mereka khawatir aktivitas bandara kembali ditutup. Semua tergantung arah angin yang membawa abu vulkanik Gunung Agung.
Beberapa maskapai penerbangan asing memanfaatkan kondisi yang aman, untuk langsung melakukan penjemputan wisatawan asing. Seperti halnya maskapai China Southern Airline. Maskapai ini mendaratkan dua pesawatnya di Bandara Bali hanya menjemput rombongan warganya yang batal melakukan perjalanan wisata di Bali karena erupsi Gunung Agung.
Berdasar manifest maskapai ini, total jumlah penumpang asal China yang terpaksa meninggalkan Bali mencapai 1.297 orang. Penjemputan dilakukan bertahan terhitung mulai 30 November 2017 hingga 7 Desember 2017.
Mereka sudah berada di Bali sejak ditutupnya Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Senin (27/11). Lantaran mendapat isu ancaman erupsi Gunung Agung, ribuan turis asal Tiongkok ini urung melaksanakan perjalanan wisata dan memilih kembali ke negaranya.
Communication and Legal Section Head Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim menuturkan, ada 10 maskapai asing mengeluarkan jadwal penerbangan tambahan.
"Terjadwal seluruhnya untuk hari ini ada 17 jadwal penerbangan untuk internasional dan delapan penerbangan domestik," singkatnya, Kamis (30/11).
Baca juga:
300 Penerbangan delay, ini penjelasan Garuda Indonesia
OJK kaji relaksasi kredit nasabah terdampak erupsi Gunung Agung
Pengungsi Gunung Agung butuh bantuan beras dan bahan makanan
Keindahan Gunung Agung saat masa tenang
Potensi kerugian Lion Air akibat penutupan Bandara Bali ditaksir capai Rp 30,22 M
Ini bahayanya jika abu vulkanik gunung berapi masuk ke mesin & kabin pesawat