Tuntut keadilan buat Mirna, ratusan pegawai Darmawan serbu PN Jakpus
Tuntut keadilan buat Mirna, ratusan pegawai Darmawan serbu PN Jakpus. Ratusan pegawai perusahaan milik Edi Darmawan Salihin, ayah Wayan Mirna Salihin (27), ikut meramaikan jalannya sidang putusan atas kasus dugaan pembunuhan berencana dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso (27).
Ratusan pegawai perusahaan milik Edi Darmawan Salihin, ayah Wayan Mirna Salihin (27), ikut meramaikan jalannya sidang putusan atas kasus dugaan pembunuhan berencana dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso (27). Mereka juga menyemut hingga ke bagian depan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.
Pantauan merdeka.com, Kamis (27/10), mereka datang dengan menggunakan kemeja berwarna biru. Tak sedikit dari mereka menggunakan kaos serta pin yang bertuliskan 'Justice For Mirna'. Di dalam pin tersebut terlihat foto mendiang Mirna.
Salah satu karyawan, Doni mengatakan kedatangannya ke Pengadilan dilakukan atas kemauan sendiri, bukan suruhan keluarga Mirna.
"Partisipasi karyawan Mirna di sini, kemauan teman-teman. Enggak ada perintah (dari keluarga Mirna), inisiatif teman-teman," kata Doni kepada merdeka.com di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (27/10).
Doni mengaku bahwa dirinya bersama 200 orang karyawan lainnya datang menuju PN Jakarta Pusat sejak pukul 09.00 WIB. Mereka berharap agar Ketua Majelis Hakim dapat menegakkan hukum dengan adil atas perkara ini.
"Alasan ke sini, hakim kan tangan kedua tuhan, supaya bisa tunjukkan hukum sebenarnya," lanjutnya.
Sementara itu, dari pihak keluarga Mirna sendiri belum mau banyak berkomentar. Mereka semua yang hadir dalam persidangan menggunakan kaos serta pin yang mereka bagikan pada sejumlah pengunjung.
"Karena ini demi kakak saya," terang Made Sandy Salihin.
Baca juga:
Vonis Jessica pertaruhan reputasi Jenderal Tito Karnavian
Dipenuhi warga, kembaran Mirna kesulitan masuk ke ruang sidang utama
Pengunjung sidang Jessica membeludak, polisi kewalahan menertibkan
Pembacaan vonis ditunda pukul 13.00 WIB, penonton bersorak
Pengunjung sidang ramai-ramai pakai kaos & pin 'Justice for Mirna'