LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tuntut hak dan keadilan, karyawan PT Freeport turun ke jalan

Tuntut hak dan keadilan, karyawan PT Freeport turun ke jalan. Humas GSPF, Airan Koibur, mengatakan, tuntutan mereka adalah agar negosiasi antara pemerintah dan pihak perusahaan yang berlarut-larut jangan sampai berdampak buruk terhadap kehidupan mereka.

2017-03-07 11:11:18
Freeport
Advertisement

Gonjang ganji yang dialami PR Freeport membuat ratusan karyawannya yang tergabung dalam Gerakan Solidaritas Peduli Freeport (GSPF) turun ke jalan. Aksi itu dilakukan di depan Wisma Antara, Jakarta Pusat, Selasa (7/3).

Humas GSPF, Airan Koibur, mengatakan, mereka semua berangkat dari Papua dan tiba di Jakarta sejak tanggal (3/3) lalu untuk memperjuangkan hak-hak mereka sebagai karyawan dan sebagai rakyat Indonesia.

Airan juga menyatakan mereka yang saat ini tengah melakukan aksi merupakan perwakilan dari sekitar 33.452 karyawan PT Freeport yang kini tengah mencari keadilan.

Karyawan Freeport demo di Kementerian ESDM

Advertisement

"Tujuan kami kemari perlu kami sampaikan bahwa tujuannya kami datang kemari hanya untuk menyampaikan keluhan dan kami bicara menyangkut dengan hak-hak kami sebagai karyawan dan sebagai rakyat Indonesia," kata Airan, di lokasi, Selasa (7/3).

Airan mengungkapkan, karyawan ingin agar pemerintah melalui kebijakannya tidak akan mengorbankan nasib mereka.

"Kepada pemerintah dan pihak-pihak terkait seperti DPR RI untuk mendengarkan aspirasi dari kami. Kami tahu kami juga bagian dari warga Indonesia," ungkap Airan.

Airan menuturkan, tuntutan mereka adalah agar negosiasi antara pemerintah dan pihak perusahaan yang berlarut-larut jangan sampai berdampak buruk terhadap kehidupan mereka. Sebab, lanjut dia, proses negosiasi yang berkepanjangan tersebut sudah mulai menimbulkan dampak yang tidak baik kepada mereka selaku karyawan.

"Sudah mulai ada pengurangan tenaga kerja dan pengurangan produksi. Negosiasi boleh dilakukan, tapi hak-hak kami jangan dikorbankan karena di belakang kami ada keluarga yang harus kami hidup," tandas Airan.

Saat ini, aksi tersebut masih berlangsung. Sebanyak 15 orang perwakilan sudah masuk Istana Negara untuk bertemu dengan Presiden. Sembari menunggu, mereka melakukan aksi dengan cara membentangkan spanduk di pinggir jalan serta melakukan tarian-tarian tradisional Papua.

Advertisement

Baca juga:
Ketua adat di Papua protes Freeport cemarkan lingkungan
Aliansi Mahasiswa Papua desak pemerintah tutup PT Freeport
Lembaga hingga aktivis Papua satu suara hentikan polemik Freeport
Sudirman Said: Surat kepastian operasi sesuai semangat Jokowi
Sudirman Said sebut langkah arbitrase bukan jalan terbaik
PHK di Freeport upaya adu domba rakyat dengan pemerintah Indonesia
4 Menteri Jokowi ini dukung Jonan hadapi Freeport

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.