LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tujuh Warga Cipondoh Terdeteksi Positif HIV/AIDS

Kepala Puskesmas Cipondoh, Rizki Adiarti mengatakan, pihaknya pada tahun 2021 menargetkan menskrining 1.200 orang warga Cipondoh.

2021-11-24 00:02:00
HIV/AIDS
Advertisement

Puskesmas Cipondoh, Kota Tangerang, mendapati tujuh orang di wilayah kecamatan tersebut dinyatakan positif mengidap HIV/AIDS. Ini berdasarkan hasil skrining yang dilakukan petugas kesehatan setempat terhadap 950 orang di wilayah Cipondoh, bersama Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Kepala Puskesmas Cipondoh, Rizki Adiarti mengatakan, pihaknya pada tahun 2021 menargetkan menskrining 1.200 orang warga Cipondoh.

"Kita melakukan pemeriksaan sampai 950 orang, hasil positifnya lebih dari satu orang. Jadi bulan ini yang ditemukan ternyata dua orang. Satu lelaki dan satu perempuan," katanya di Kelurahan Cipondoh, Selasa (23/11).

Advertisement

Selain dari hasil skrining mobile, dia mendapati warga positif HIV/AIDS terdeteksi saat sang penyitas mendatangi Puskesmas untuk pemeriksaan kesehatan.

"Jadi yang datang ke Puskesmas Cipondoh kita periksa, ada yang gatel-gatel diperiksa positif. Ada yang memang lelaki seks lelaki (LSL), Lelaki yang positif gay, dia enggak ketahuan dari luar tapi begitu dia ngaku, dia juga cerita kok bisa positif? Oh ternyata LSL. Kalau untuk setahun ini yang positif baru sekitar 7 orang di bawah 10 dan kebanyakan lelaki yaitu LSL," ujarnya.

Selanjutnya, para penyitas HIV/AIDS diberikan penanganan dan pengobatan oleh Puskesmas Cipondoh guna menekan laju penyebaran virus HIV/AIDS di tubuh mereka.

Advertisement

"Mereka dikasih obat dan diminum setiap hari," jelasnya.

Rizki menambahkan skrining HIV/AIDS akan terus dilakukan di wilayah Kecamatan Cipondoh, untuk mendeteksi para pengidap HIV/AIDS di wilayah itu.

"Iya mobile se-Wilayah Cipondoh, itu dimulai dari Juni target Desember 1.200 orang. Jadi karena kemarin Pandemik sampai bulan Juni ada gelombang kita engga keluar, setelah gelombang kedua turun kita jalan keluar," tutupnya.

Baca juga:
Perempuan Argentina Sembuh dari HIV Tanpa Pengobatan, Tapi karena Sistem Imunnya
Perjuangan Emu Melawan HIV/Aids Meski Divonis Dokter Sisa Hidup 3 Hari
KPA Sebut Penderita HIV Aids di Bali Meningkat Selama Pandemi Covid-19
Kemenkes: ODHA Dapat Jatah Obat 3 Bulan Selama pandemi Covid-19
CEK FAKTA: HIV Bisa Sembuh dengan Antibodi? Simak Faktanya
17 Warga Lamongan Derita HIV, Ini yang Harus Diperhatikan Agar Tak Berakibat Fatal

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.