Tuding digunakan Wahabi, warga tolak pembangunan Masjid di Bogor
Tuding digunakan Wahabi, warga tolak pembangunan Masjid di Bogor. Camat Bogor Utara Atep Budiman mengakui, jika masalah tersebut sudah pernah dibahas di level Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida). Menurut Atep, warga yang menolak merasa ada hal-hal yang belum terpenuhi seluruhnya terkait soal teknis maupun non teknis.
Ratusan warga yang bermukim di wilayah Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, mendatangi lokasi pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal di Jalan Pandu Raya, Senin (7/8). Mereka menolak pembangunan masjid karena dinilai meresahkan warga sekitar.
Salah satu warga, Maman (37) mengatakan, warga pada umumnya menolak keberadaan masjid itu yang dianggap sebagai tempat ibadah bagi jemaah aliran Wahabi. Warga pun menolak karena dapat mengacaukan persatuan umat Islam.
"Dulu, sempat dibangun tapi ditolak dan pembangunan dihentikan. Sekarang mau dibangun lagi karena sudah mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dari Pemkot Bogor," kata Maman.
"Umat di sini yang awalnya tenang merasa terganggu. Itu intinya," sambungnya.
Sementara itu, Camat Bogor Utara Atep Budiman mengakui, jika masalah tersebut sudah pernah dibahas di level Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida). Menurut Atep, warga yang menolak merasa ada hal-hal yang belum terpenuhi seluruhnya terkait soal teknis maupun non teknis.
"Sulit juga saya menjelaskan masalah non-teknisnya, ya. Tapi, kalau masalah teknisnya terkait soal perizinan," ungkap Atep.
Sementara, dari pihak jemaah Masjid Imam Ahmad bin Hanbal belum mau memberikan komentar terkait masalah tersebut.
Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan. Massa yang menolak dengan jemaah masjid masing-masing dijaga petugas kepolisian untuk menghindari bentrokan fisik.
Baca juga:
Protes perampasan lahan, warga Lau Cih duduki jalan raya
Protes 5 hari sekolah, pendemo gelar aksi teatrikal & bakar keranda
Ribuan warga NU demo tolak 5 hari sekolah di alun-alun Purwokerto
Ratusan pelajar di Yogyakarta gelar aksi peduli Palestina
Presidennya korupsi, massa Tuna Wisma Brasil murka bakar ratusan ban
Rekan dipolisikan dan digebuki aparat, mahasiswa Unsri geruduk DPRD
Pukul mahasiswa Unsri saat berdemo, anggota Polres Ogan Ilir ditahan