Tragis! Seorang Pria di Simalungun Meninggal Usai Tersambar Kereta Api
Kapolsek Serbalawan ,AKP Gunawan Sembiring, mengatakan korban merupakan warga Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut.
Seorang pria bernama Heri Irawan (24) ditemukan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan Dolok Merangir, Huta I Nagori Dolok Merangir II, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Selasa (17/2) sekitar pukul 04.45 WIB.
Kapolsek Serbalawan ,AKP Gunawan Sembiring, mengatakan korban merupakan warga Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumut. Korban tertabrak kereta api yang melaju dari arah Medan menuju Pematang Siantar.
"Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan luka berat," kata Gunawan, Selasa (17/2).
Polisi Turun Langsung ke Lokasi
Polisi yang menerima laporan langsung turun ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas menemukan jasad korban dengan kondisi luka parah, termasuk bagian tubuh yang terpisah.
“Bagian tubuh korban ditemukan terpisah sejauh kurang lebih 380 meter dari lokasi kejadian. Seluruh bagian tubuh korban dikumpulkan selanjutnya dimasukkan dalam kantong mayat,” ujar Gunawan.
Berdasarkan keterangan masinis KA R2802, kata Gunawan, korban terlihat berada di jalur rel saat kereta melintas. Masinis mengaku telah membunyikan klakson berulang kali, tapi korban tidak bergeser hingga akhirnya tersenggol kereta.
“Korban berada di jalur rel kereta api dalam posisi jongkok dengan kedua tangan memegang kepala. Lokasi kejadian merupakan areal perkebunan dengan kondisi minim penerangan,” ungkap Gunawan.
Usai olah TKP, jasad korban dievakuasi ke RSUD Djasamen Saragih untuk keperluan visum. Namun, pihak keluarga meminta agar tidak dilakukan visum luar maupun autopsi karena telah menerima penyebab kematian korban akibat tertabrak kereta api dan membuat pernyataan resmi.