LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Tragis Ambulans Terjebak Lumpur saat Bawa Jenazah, Bupati Ngawi Ony Langsung Beton Jalan Bringin-Boan

Dulu ada warga yang meninggal dunia di rumah sakit. Ambulans yang membawa jenazah tak bisa masuk sampai rumah duka, mogok terjebak lumpur

Senin, 30 Sep 2024 12:25:43
jawa timur
Pembangunan dengan rigid beton Jalan Bringin-Boan sepanjang 5,5 Km dengan lebar 4 meter, dibiayai dari pos Dana Alaokasi Umum (DAU) dengan pagu anggaran mencapai Rp14,7 miliar. Jalan tersebut (© 2024 Liputan6.com)
Advertisement

Selama puluhan tahun, Jalan Bringin-Boan yang menghubungkan warga dari tiga desa: Bringin, Kenongorejo, dan Sumberbening di Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, belum pernah mendapatkan perbaikan.

Kondisi jalan yang buruk bahkan membuat ambulans untuk jenazah mogok dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Akibatnya, warga mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari karena akses jalan yang melintasi hutan tersebut.

Terutama pada musim hujan, jalan tersebut berubah menjadi seperti jalur off road yang penuh lumpur dan sulit dilalui kendaraan. Meskipun demikian, Jalan Bringin-Boan merupakan satu-satunya jalur utama bagi penduduk setempat untuk menuju kota kecamatan dan kabupaten.

Ratusan kepala keluarga dan ribuan jiwa di daerah itu sangat bergantung pada akses jalan ini. Kepala Desa Sumberbening, Hanif Hernawan, menyatakan, jalan tersebut sudah lama tidak mengalami pembangunan. Ia menjelaskan bahwa saat hujan, jalan yang terbuat dari tanah liat menjadi sangat berlumpur.

Advertisement

"Warga pasti kesulitan untuk melintas. Banyak kendaraan yang terjebak ketika mencoba melewati," ujarnya pada Senin (30/9).

Hanif juga menambahkan bahwa saat musim hujan, pakaian anak-anak sekolah sering kali menjadi kotor ketika mereka tiba di sekolah, akibat cipratan lumpur saat melewati jalan yang becek.

Advertisement
Pembangunan dengan rigid beton Jalan Bringin-Boan sepanjang 5,5 Km dengan lebar 4 meter, dibiayai dari pos Dana Alaokasi Umum (DAU) dengan pagu anggaran mencapai Rp14,7 miliar. Jalan tersebut © 2024 Liputan6.com

Sentuhan Bupati Ony

Ia menceritakan tentang tantangan lain yang dihadapi oleh masyarakat. Hanif mengingat sebuah kejadian ketika ada seorang warga yang meninggal di rumah sakit.

Ambulans yang mengangkut jenazah tidak dapat mencapai rumah duka karena terjebak dalam lumpur di Jalan Bringin-Boan.

"Kami sudah mencoba mendorong ambulans tersebut, tetapi gagal. Akhirnya, jenazah diangkat oleh warga secara manual dan harus berjalan cukup jauh," ujarnya.

Ia juga mengingat saat seorang ibu hamil terpaksa melahirkan di jalan karena akses menuju Puskesmas terhambat.

"Itu adalah cerita dari masa lalu. Sekarang kami bersyukur karena kondisi jalan telah membaik," tambahnya.

Di masa depan, tidak akan ada lagi kisah ambulans yang terhalang atau ibu melahirkan di tengah jalan. Hal ini berkat perbaikan akses Jalan Bringin-Boan sepanjang 5,5 kilometer oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi di bawah kepemimpinan Bupati Ony Anwar Hasrono.

"Alhamdulillah, kami sangat senang dengan perbaikan jalan ini di era pemerintahan Pak Ony. Jalan yang dulunya berlumpur sekarang sudah dibeton," tuturnya.

Pembangunan dengan rigid beton Jalan Bringin-Boan sepanjang 5,5 Km dengan lebar 4 meter, dibiayai dari pos Dana Alaokasi Umum (DAU) dengan pagu anggaran mencapai Rp14,7 miliar. Jalan tersebut © 2024 Liputan6.com

Berapa Besar Dananya?

Pembangunan jalan Bringin-Boan yang menggunakan rigid beton memiliki panjang 5,5 Km dan lebar 4 meter, dan dibiayai dari Dana Alokasi Umum (DAU) dengan total anggaran sebesar Rp14,7 miliar. Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2024.

Rachmat Fitrianto, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Ngawi, menyatakan bahwa pembangunan jalan tersebut diharapkan selesai dalam waktu delapan bulan, antara Mei hingga akhir Desember 2024.

Namun, ia meyakini bahwa penyelesaian proyek ini akan lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.

"Saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen. Kami memperkirakan semuanya akan selesai sebelum akhir Desember, lebih cepat dari target yang ditetapkan," ujarnya.

Diharapkan, pembangunan Jalan Bringin-Boan di bawah kepemimpinan Bupati Ony Anwar Harsono ini dapat mempermudah akses dan mobilitas masyarakat, yang pada gilirannya akan meningkatkan perekonomian penduduk setempat.

"Ini akan memudahkan warga dalam mengangkut hasil pertanian dan lainnya, yang tentunya akan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di masa depan," tambahnya.

Advertisement

Penulis: Nugroho Purbo

Berita Terbaru
  • Waspada, Ancaman Siber Kini Beralih Sasar Pengguna Dibandingkan Sistem Teknologi
  • Respons KPK Usai Eks Wamenaker Noel Ebenezer Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, Pikir-Pikir Ajukan Banding
  • Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Istana Klaim Fundamental Ekonomi Kuat
  • Panik KPK Usut Kasus RPTKA, Anak Buah Silmy Karim Bayar Rumah Pakai Emas Dibeli dari Uang Hasil Peras WNA
  • Mensesneg Beri Bocoran Ketum Partai Buruh Said Iqbal akan Masuk Kabinet Prabowo
  • jalan rusak
  • jawa timur
  • konten ai
  • ngawi
Artikel ini ditulis oleh
Editor Randy Ferdi Firdaus
R
Reporter Randy Ferdi Firdaus
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.