LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tragedi Ponpes Al Khoziny, Istana Minta Evaluasi dan Data Pembangunan Infrastruktur Pesantren

Presiden Prabowo senantiasa memantau dan menginstruksikan para menteri untuk memberikan perhatian serius terhadap ambruknya di Al-Khoziny, Sidoarjo.

Minggu, 05 Okt 2025 15:56:00
prabowo subianto
Tim penyelamat menggunakan alat berat untuk membersihkan puing-puing bangunan yang runtuh di pondok pesantren Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia, Sabtu, (04/10/2026). (AP/ Trisnadi)
Advertisement

Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto secara aktif memantau situasi terkait ambruknya musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur.

"Beliau memonitor terus. Makanya beliau kemudian memerintahkan kepada para menteri terkait dan gubernur serta wakil gubernur untuk memberikan perhatian," ujar Prasetyo saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Minggu (5/9/2025).

Prasetyo juga menambahkan bahwa Prabowo meminta agar insiden tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk pembangunan pondok pesantren di masa mendatang.

"Evaluasi ke depan untuk semua pondok pesantren diharapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan serta infrastruktur masing-masing," tuturnya.

Advertisement

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, juga menyoroti insiden ambruknya musala tersebut dan meminta agar Kementerian Pekerjaan Umum turut mengawasi setiap pembangunan infrastruktur di lembaga pendidikan pesantren di masa yang akan datang.

Negara wajib hadir

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai pelantikan di Kantor Kementerian Sekretariat Negara Jakarta, Jumat (29/11/2024). (Liputan6.com/Lizsa Egeham) © 2025 Liputan6.com

Cucun menilai bahwa pemerintah selama ini kurang menunjukkan kehadirannya dalam melakukan supervisi. "Mereka ini sebetulnya gini ya, bukan tidak mau ada kehadiran pemerintah, tapi selama ini pemerintah ada enggak? hadir ikut mensupervisi tata cara membangun, gitu kan?" ungkapnya kepada wartawan pada Jumat, 3 Oktober 2025.

Advertisement

Saat ini, jumlah lembaga pesantren di Indonesia telah mencapai lebih dari 30 ribu. Oleh karena itu, Cucun menekankan pentingnya kehadiran negara dalam melakukan supervisi terhadap pembangunan infrastruktur di pondok pesantren.

Ia juga meminta pemerintah untuk menyediakan panduan yang jelas mengenai standar keamanan bangunan. Hal ini sangat penting agar kejadian tragis seperti yang menimpa Al-Khoziny tidak terulang di masa depan.

"Pesantren jumlahnya hampir 30 ribu lebih, ini bangunannya yang di atas 2 lantai, apakah konstruksinya betul belum, kalau misalkan enggak betul perlu ada placement sentuhan seperti apa, nah itu di-guidance oleh ahli-ahli sipil," jelasnya. Dengan adanya panduan yang tepat, diharapkan keselamatan dan keamanan bangunan di pesantren dapat terjamin.

11 Jenazah kembali ditemukan, total santri yang meninggal 36 orang

Basarnas kembali menemukan puluhan jenazah korban runtuhnya mushalla Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, menambah total korban menjadi 141 orang. Bagaimana proses evakuasi yang menantang ini dilakukan? AntaraNews

Tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue - SAR) gabungan terus melaksanakan upaya pencarian serta evakuasi terhadap korban yang terdampak insiden ambruknya gedung musala Pondok Pesantren Al-Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Berdasarkan data terbaru per tanggal Minggu, 5 Oktober 2025, mulai pukul 00.36 WIB hingga 06.30 WIB, sebanyak 11 jenazah kembali berhasil ditemukan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa penemuan ini menambah jumlah korban meninggal menjadi 36 orang, di mana satu bagian tubuh (kaki kanan) juga ditemukan pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025. Namun, bagian tubuh yang ditemukan tersebut belum dihitung sebagai penambahan jumlah korban jiwa yang resmi.

“Secara akumulasi sementara, total jumlah korban yang terdata atas peristiwa runtuhnya gedung empat lantai itu ada sebanyak 167 orang. Data ini bersifat dinamis dan berpotensi akan ada penambahan lagi seiring dengan upaya tim SAR gabungan yang terus memaksimalkan kinerja selama 24 jam bergantian,” ucap Muhari dalam keterangan tertulisnya pada hari Minggu, 5 Oktober 2025.

Dari total yang terlibat, sebanyak 140 orang dan satu bagian tubuh telah ditemukan. Rinciannya menunjukkan bahwa 104 orang dalam keadaan selamat, yang terdiri dari satu individu yang telah pulang ke rumah tanpa memerlukan perawatan, delapan orang yang masih dirawat di rumah sakit, serta 95 orang yang sudah kembali untuk melanjutkan proses pemulihan mereka.

Advertisement

"Sementara itu, sebanyak 36 orang dilaporkan meninggal dunia dan satu bagian tubuh yang telah dievakuasi untuk proses identifikasi oleh tim DVI (Disaster Victim Identification)," ucap Muhari.

Berita Terbaru
  • Sederet Kejanggalan Ditemukan Tim Advokasi Dalam Dakwaan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
  • Lowongan Kerja di Orang Tua Group, Cek Posisi dan Syarat Diperlukan Berikut Ini
  • Menkeu Purbaya Sebut Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Tak Tambah Pos Anggaran Baru: Uangnya Ada
  • 28 Warga Sleman Keracunan Makanan, Diduga Usai Santap Nasi Kotak Pamitan Haji
  • Meski Tuai Penolakan, Amerika Serikat Tetap Produksi Jet Tempur F-35 Pesanan Swiss
  • berita update
  • istana
  • konten ai
  • ponpes al khoziny
  • ponpes al khoziny ambruk
  • ponpes al khoziny sidoarjo ambruk
  • prabowo subianto
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
D
Reporter Delvira Hutabarat, Nasrul Faiz
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.