LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

TNI siap bantu berantas geng motor bringas di Makassar

TNI bahkan merasa sangat prihatin dengan banyaknya insan pers yang menjadi korban penganiayaan geng motor.

2014-04-08 00:29:00
Geng Motor
Advertisement

Tentara Nasional Indonesia Kodam VII/Wirabuana siap membantu dan memberantas kawanan geng motor di Makassar yang sudah meresahkan masyarakat tersebut.

"Kami siap membantu dan akan menangani anggota geng motor yang sudah banyak meresahkan masyarakat," kata Pangdam VII/Wirabuana Mayor Jenderal TNI Bachtiar di Makassar, Senin (7/4).

Seperti diberitakan Antara, Bachtiar mengatakan keberingasan geng motor di Makassar itu sangat meresahkan masyarakat. Dia mengetahui banyaknya korban yang jatuh, baik dari masyarakat sipil, wartawan, bahkan anggota polisi.

Namun, sebelum anggotanya turun tangan, dia mempercayakan semua keamanan kota ke tangan kepolisian karena tugas polisi sebagai pelindung dan pengayom masyarakat lebih dianggap mampu.

"Kita di TNI hanya sebatas 'back up' (mendukung) kalau diminta pastilah kita akan turun tangan karena semuanya demi keamanan dan stabilitas daerah sebagaimana tujuan pemerintah," katanya.

Mayjen TNI Bachtiar yang mengetahui adanya wartawan televisi lokal Celebes TV, Aditya Jufri yang menjadi korban kebrutalan anggota geng motor dengan menganiaya dan merampas harta bendanya dia anggap sebagai ancaman serius.

Dia bahkan merasa sangat prihatin dengan banyaknya insan pers yang menjadi korban penganiayaan geng motor, apalagi sebelum penganiayaan dialami oleh Aditya, beberapa wartawan lainnya juga mengalami hal sama.

"Saya sangat prihatin karena teman-teman pers yang bekerja dengan sepenuh hati sudah mulai ketakutan karena ulah para geng motor. Saya berharap teman-teman pers bisa terus semangat dan menyerahkan penanganan itu kepada pihak yang berwajib," ucapnya.

Menurut perwira tinggi itu, aksi kekerasan yang dilakukan oleh geng motor merupakan musuh bersama dan bukan cuma musuh masyarakat tetapi semua pihak.

"Tentulah kita akan back up polisi dalam pemberantasan geng motor, karena TNI bukan hanya berfungsi dalam peperangan. Tetapi juga terlibat dalam membantu pemerintah dan polisi guna menciptakan situasi aman dan kondusif," ujarnya.

Baca juga:
Anggota Batres: Saya pernah bacok anak Uka City tapi enggak mati
Keluh kesah preman Batres bersamurai setelah dibekuk polisi
Perang antara Batres dan Uka City gara-gara saling ejek
Aksi menyeramkan geng motor Tangki di Pondok Gede
Kapolda Jabar: Kapolres takut tembak geng motor pakai rok saja

(mdk/mtf)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.