LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

TNI dilibatkan berantas terorisme, ini kata Moeldoko

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengatakan, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tidak pernah berhenti berlatih dalam penanggulangan dan penindakan terhadap pelaku terorisme.

2018-04-07 15:25:00
Revisi UU Terorisme
Advertisement

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengatakan, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tidak pernah berhenti berlatih dalam penanggulangan dan penindakan terhadap pelaku terorisme.

"Saya pikir sampai saat ini tidak berubah peran itu tetap melekat karena UU seperti itu bunyinya hanya menunggu momentumnya," kata Moeldoko di Markas Kopassus Cijantung Jakarta, Sabtu (7/4).

Mantan Panglima TNI itu menyebutkan, pasukan elite TNI Angkatan Darat ini setiap saat melakukan latihan. Korps Baret Merah itu memiliki pasukan khusus sendiri dalam menanggulangi terorisme, yakni Sat-81 Gultor.

Advertisement

"Saat negara memanggil dalam posisi intensitas konflik yang tinggi, mereka sudah siap. Mereka (Kopassus) akan selalu hadir," ucap Moeldoko.

Sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) Revisi UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, telah menyetujui pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme.

Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) ini menambahkan alutsista yang dimiliki oleh TNI sudah semakin baik.

Advertisement

Bahkan, industri pertahanan dalam negeri baik BUMN maupun milik swasta sudah bisa memproduksi alutsista yang cukup bagus.

"Namun, untuk senjata presisi tinggi masih memerlukan bantuan impor. Tapi, untuk lokal hampir sepenuhnya bisa dipenuhi," kata Moeldoko.

Reporter: Radityo Priyasmoro

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ryamizard minta tugas TNI dan Polri menindak terorisme diperjelas
Ketua MPR setuju TNI ikut perangi terorisme asal terbatas
Pansus minta Perpres soal RUU Terorisme tidak bertentangan dengan UU TNI
Pansus DPR dan pemerintah sepakat libatkan TNI di RUU Terorisme
Penembakan studio soneta, polisi pastikan pelaku pakai laras panjang
Tak ada perubahan drastis, pembahasan revisi UU terorisme diminta dipercepat
Fadli Zon nilai TNI perlu dilibatkan buat berantas teroris

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.