TNI di Deli Serdang tangkap ayah dan anak bisnis narkoba
Dari pemeriksaan yang telah dilakukan, narkoba itu diduga berasal dari Malaysia.
Personel Deninteldam I Bukit Barisan menangkap bandar dan kurir narkoba. Keduanya merupakan ayah dan anak. Dua orang yang ditangkap yaitu Akok Susanto (45) yang ditengarai sebagai bandar dan putranya Hendra alias Acien (21) yang diduga sebagai kurir.
"Dari tangan mereka disita 2 ons sabu-sabu, 1.919 butir pil ekstasi merek Suzuki dan 2 unit HP," kata Kapendam I Bukit Barisan, Letkol Enoh Solehuddin, Rabu (20/1).
Akok dan Hendra ditangkap personel intel yang melakukan undercover buy. Awalnya Hendra ditangkap di belakang Rutan Kelas II Labuhan Deli, Deli Serdang.
Penangkapan itu kemudian dikembangkan. Akok pun diringkus di kediamannya di Jalan Marelan. Dia dan anaknya kemudian diboyong ke Mako Deninteldam I Bukit Barisan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari pemeriksaan yang telah dilakukan, narkoba itu diduga berasal dari Malaysia. "Narkoba itu diselundupkan melalui pelabuhan tikus. Dalam sebulan pelaku dua kali memesan narkoba ke Malaysia," jelasnya.
Akok dan Hendra sudah menjalani bisnis haram itu sejak setahun lalu. "Pemasaran mereka di kawasan Sumatera dan telah setahun beroperasi," katanya.
Kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan. Selanjutnya mereka akan diserahkan ke BNN Provinsi Sumut.
Baca juga:
Polisi sudah kantongi identitas pelaku penyerangan Bripka Taufik
Bupati Purwakarta tanggung semua biaya pendidikan anak Bripka Taufik
18 Kg sabu dan ribuan butir ekstasi dibuat jus dengan air aki
Polisi akui perlawanan bandar narkoba di luar prediksi
Pemakaman Bripka Taufik diiringi tangis keluarga
Jadi sarang narkoba, kelab malam di Surabaya disegel polisi
Kasus polisi diserang warga saat gerebek bandar narkoba