LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

TNI AD Kupang yang mabuk dan aniaya ibu rumah tangga ditahan

"Kejadian tersebut memang benar terjadi. Saya pastikan yang bersangkutan akan mendapatkan hukuman yang setiap dengar perbuatan yang dilakukannya," tambah Teguh.

2017-03-20 08:45:00
penganiayaan
Advertisement

Prajurit TNI AD berinisial RP menganiaya Yuliana, ibu rumah tangga asal Kelurahan Metina, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, NTT. Peristiwa itu terjadi saat RP di bawah pengaruh minuman keras.

Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa yang mendapat laporan langsung bertindak. RP langsung dimasukkan ke dalam sel atau ditahan.

"Yang bersangkutan sudah dimasukkan ke dalam sel, setelah ada yang melaporkan bahwa RP melakukan penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga," kata Teguh kepada di Kupang, Senin (20/3). Seperti dilansir Antara.

Menurut komandan berbintang satu tersebut, ulah yang dilakukan oleh RP merupakan perbuatan yang tak terpuji, sehingga merusak nama dari instansi TNI khususnya TNI-AD sendiri.

Apalagi perbuatan yang dilakukannya itu saat sedang di bawah pengaruh minuman keras yang justru akan merusak nama baik TNI sebagai pelindung masyarakat.

"Kejadian tersebut memang benar terjadi. Saya pastikan yang bersangkutan akan mendapatkan hukuman yang setiap dengar perbuatan yang dilakukannya," tambahnya.

Gubernur NTT Frans Lebu Raya sendiri dalam acara peringatan hari ulang tahun Korem 161/Wirasakti di Kupang beberapa hari lalu juga mengharapkan agar nama baik TNI yang telah dibangun selama ini hendaknya jangan dirusak akibat perbuatan prajurit- prajurit yang tak bertanggung jawab.

"Saya berharap agar apa yang sudah dibangun selama ini jangan rusak gara-gara ada yang berbuat tidak baik dan akhirnya membuat nama TNI rusak," tuturnya.

Selama ini, menurut Gubernur NTT Frans Lebu Raya, TNI sendiri sudah menjalankan tugasnya dengan baik, tidak hanya sebagai pengamanan wilayah tetapi juga justru ikut membantu menyejaterahkan rakyat NTT dengan membangun dan mencetak daerah persawahan.(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.