TNI AD Kirim Alat Berat dan Penjernih Air untuk Percepatan Penanggulangan Bencana
Pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap melalui jalur laut dan darat guna memastikan seluruh logistik menjangkau lokasi terdampak secara optimal.
TNI Angkatan Darat kembali mengirimkan perlengkapan serta alat berat untuk mendukung penanggulangan bencana alam di sejumlah wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat. Pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap melalui jalur laut dan darat guna memastikan seluruh logistik menjangkau lokasi terdampak secara optimal.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan, pengiriman ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk mendukung tugas pemerintah dalam penanganan bencana hingga tuntas.
"Kami ingin menegaskan bahwa seluruh bantuan ini berjalan sesuai dengan rencana. Pengadaan alat memang melalui prosedur, namun untuk kepentingan kemanusiaan kami percepat dan langsung kami kirim ke daerah bencana," ujar Jenderal Maruli.
Alat Berat Jadi Kebutuhan Utama Penanganan Lumpur
Menurut Jenderal Maruli, kondisi lumpur yang tinggi serta kerusakan akses jalan di wilayah terdampak tidak memungkinkan penanganan dilakukan secara manual. Oleh karena itu, pengerahan alat berat menjadi kebutuhan utama agar proses pembersihan dapat berjalan efektif.
"Kalau dilakukan secara manual, meski dengan ribuan personel, itu akan sangat sulit. Lumpur harus dibersihkan dari jalan hingga ke rumah warga, lalu dari rumah kembali ke jalan. Maka solusinya harus menggunakan dump truck dan alat berat lainnya," jelasnya.
Dalam apel gelar alat material zeni (Almatzi), TNI AD menyiapkan berbagai sarana pendukung, antara lain excavator PC 200, excavator long arm, buldozer, dump truck, kendaraan tangki BBM, kendaraan pemadam kebakaran, serta kendaraan angkut personel. Seluruh alat tersebut akan didistribusikan ke sejumlah di wilayah yang terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.
TNI AD Kirim 20 Unit Penjernih Air ke Lokasi Bencana
Selain alat berat, TNI AD juga mengirimkan 20 unit penjernih air untuk mengatasi krisis air bersih yang dialami masyarakat terdampak bencana. Bantuan ini dinilai krusial mengingat keterbatasan akses air layak konsumsi di lokasi pengungsian dan permukiman warga.
"Penjernih air ini sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk kemenko Polkam, sehingga bantuan ini bisa segera diberangkatkan hari ini," kata Jenderal Maruli.
TNI AD menegaskan akan terus melanjutkan dukungan penanggulangan bencana secara berkelanjutan hingga seluruh proses pemulihan berjalan tuntas dan masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.
Reporter Magang - Mochamad Aidil Akbar