Tito Tegaskan Pemerintah Berupaya agar Pilkada Tak Jadi Kluster Baru Covid-19
Dia menegaskan, jika memang ada kekhawatiran di Pilkada menjadi kluster baru, di sinilah peran Pilkada, khususnya para petahana yang menjadi kepala daerah.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyadari banyak pro dan kontra dalam melaksanakan Pilkada 2020 secara serentak 9 Desember mendatang, di tengah pandemi Covid-19.
Namun, dia menuturkan, pihaknya berusaha agar Pilkada 2020 tak jadi kluster baru.
"Oleh karena itu saya mengajak, penanganan pandemi ini yang bisa menimpa semua umat manusia, ini membutuhkan kerja sama. Ini harus ada mobilisasi semua sumber daya yang ada di daerah baik pemerintah maupun masyarakat," kata Tito dalam diskusi virtual yang diadakan Sejajar, Selasa (14/7/2020).
Menurut dia, di sinilah peran kepala daerah menjadi penting.
"Peran kepala daerah menjadi sangat penting dalam rangka penanganan Covid-19 di Indonesia," jelas Tito.
Dia menegaskan, jika memang ada kekhawatiran di Pilkada menjadi kluster baru, di sinilah peran Pilkada, khususnya para petahana yang menjadi kepala daerah.
"Ini adalah momentum kita untuk membolisasi kepala daerah bekerja maksimal," pungkasnya.
Baca juga:
Lawan Petahana, Pengusaha Gandeng Putra Mantan Rais Aam PBNU Maju Pilkada Jember
DPR Sahkan Perppu Pilkada Jadi UU
Perppu Pilkada Resmi Jadi Undang-Undang
Puan Maharani Pimpin Rapat Paripurna Sahkan Perppu Pilkada Jadi UU
CEK FAKTA: Hoaks Festival Layangan di Depok untuk Sosialisasi Pilkada 2020
Jumat, PDIP Kembali Umumkan Calon Kepala Daerah di Pilkada Serentak 2020