Titik Massa Ricuh di Kawasan Penjompongan Terbagi Dua
Massa juga meneriakkan reformasi ke arah polisi. Keheningan pecah setelah gas air mata ditembak ke massa. Kemudian mendapat balasan dari kerumunan massa. Asap putih mengepul. Api di tengahnya menerangi massa.
Massa terbagi dua di dekat Jalan Penjompongan. Satu terkonsentrasi di flyover dan jalan tol arah Slipi, massa lainnya di depan menara BNI di Jalan Pejompongan V.
Pantauan merdeka.com Senin (30/9), pukul 19.39 Wib polisi berusaha memukul mundur massa ke arah Slipi. Bak perang, polisi dan massa adu tembakan. Polisi bertameng di bagian depan, sementara gas air mata ditembak dari belakang.
Langit gelap hingga terang benderang akibat tembakan petasan oleh massa. Bunyi gemuruh letusan memekakkan telinga.
Sementara itu, di depan gedung BNI massa bertahan. Massa dan polisi saling diam. Namun, api terlihat berkobar dari separator berwarna oranye.
Terlihat dari kerumunan massa melempar sesuatu. Diduga molotov lantaran saat terjatuh, api berkobar.
Massa juga meneriakkan reformasi ke arah polisi. Keheningan pecah setelah gas air mata ditembak ke massa. Kemudian mendapat balasan dari kerumunan massa. Asap putih mengepul. Api di tengahnya menerangi massa.
Baca juga:
VIDEO: Polisi Tantang Ananda Badudu Buktikan Ucapan Soal Pemeriksaan Mahasiswa
Pengunjuk Rasa Padati Kawasan Pejompongan
Demonstran Terus Serang Gedung BPK Tempat Brimob Bertahan
Bentrokan Massa vs Polisi di Depan Gedung BPK
Polisi dan Massa Adu Tembakan di Kolong Fly Over Slipi
Lewat Pengeras Suara, Polisi Minta Demonstran Bubar dan Salat Isya
Bawa Poster Selangkangan, Mahasiswi Unud Dipanggil Rektor