Tinjau Vaksinasi Pedagang Dosis Kedua, Gibran Ingin Perekonomian Segera Pulih
Gibran kembali mengungkapkan keinginannya untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Kota Soko. Salah satu caranya adalah dengan percepatan vaksinasi pada semua kalangan. Terlebih para pelaku ekonomi atau pedagang di berbagai pasar tradisional maupun modern.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Jumat (21/5) pagi meninjau vaksinasi dosis kedua 800 pedagang Pusat Grosir Solo (PGS) dan Beteng Trade Centre. Vaksinasi ratusan pedagang dilakukan di lantai dua PGS dan Gedung Juang 1945.
Gibran kembali mengungkapkan keinginannya untuk mempercepat pemulihan ekonomi di Kota Soko. Salah satu caranya adalah dengan percepatan vaksinasi pada semua kalangan. Terlebih para pelaku ekonomi atau pedagang di berbagai pasar tradisional maupun modern.
"Dari kalangan pelaku ekonomi dan pedagang kita kejar terus vaksinasinya. Kita secepatnya selesaikan. PGS, Beteng, pasar–pasar tradisional sudah semua. Tinggal pusat perbelanjaan modern atau mal yang segera menyusul bulan Juni," ujar Gibran.
Terkait merebaknya Covid-29 di Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari, putra sulung Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar Dinas Kesehatan segera memperluas lagi cakupan tracing dan testing di sekitar lokasi.
"Saya sudah instruksikan ke Dinkes untuk memperluas tracing dan testing. Biar ketahuan menyebarnya sampai kemana saja," katanya.
Sementara terkait rencana PTM atau Pembelajaran Tatap Muka, dikatakannya, mulai 24 Mei sudah dimulai pendaftaran on line.
"Agar datanya semua masuk dulu, nanti kita lihat lagi semoga sebelum PTM angkanya bisa lebih turun lagi. Kita tetap optimis PTM bisa dilaksanakan Juli nanti," tandasnya.
Untuk itu ia meminta masyarakat agar terus menerapkan protokol kesehatan. Mengenakan masker, mencuci tangan hingga menjaga jarak, demi mencegah penularan Vovid-19.
Sedangkan untuk vaksinasi, lanjut dia, Pemerintah Kota Solo mengeluarkan aturan baru. Vaksinasi lansia dipermudah dengan bisa datang langsung ke 17 rumah sakit yang telah ditunjuk.
"Tidak perlu mendaftar di tempat dan daftar on line. Langsung datang saja bawa KTP, langsung bisa disuntik," jelasnya.
Selain itu, lanjut Gibran, dipermudah lagi dengan bantuan dari Dinas Perhubungan yang mengerahkan armada angkutan untuk menjemput warga lanjut usia.
"Bisa diantarjemput oleh Dishub dengan koordinasi pak lurah dan camat. Pokoknya dipermudah. Kalau ke rumah sakit kejauhan kita buka lagi di kelurahan," tutupnya.
Baca juga:
Usai Vaksinasi Covid-19, 20 Lansia di Semarang Meninggal Dunia Akibat Komorbid
Gubernur Sumut Bakal Pecat ASN Terlibat Kasus Penjualan Vaksin Covid-19
Warga Urus BPKB di Polda NTT Dapat Vaksinasi Covid-19 Gratis
KSPI Tolak Komersialisasi Vaksin Covid-19
Seniman dan Budayawan Vaksinasi Dosis Kedua di Hari Kebangkitan Nasional
Pfizer dan Moderna Minta Klausul Bebas Hukum dari KIPI, Pemerintah Masih Nego