LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tinggal bareng, tiga remaja mengaku sering disodomi waria

Tinggal bareng, tiga remaja mengaku sering disodomi waria. Terungkapnya peristiwa itu berawal dari ketiga pemuda itu terjaring razia Satpol PP Kota Payakumbuh usai mendapat laporan sejumlah remaja mengisap lem. Saat dilakukan penangkapan, Satpol PP menemukan bekas kaleng lem dan menjaring tujuh orang remaja.

2018-01-13 04:29:00
Sodomi
Advertisement

Tiga remaja laki-laki di Payakumbuh mengaku kerap disodomi waria. Tak terima putranya menjadi korban waria, salah satu orangtua mereka melaporkan tindakan asusila itu ke Polres Payakumbuh melalui laporan Nomor STPL/26/I/2018/Res.

Terungkapnya peristiwa itu berawal dari ketiga pemuda itu terjaring razia Satpol PP Kota Payakumbuh usai mendapat laporan sejumlah remaja mengisap lem. Saat dilakukan penangkapan, Satpol PP menemukan bekas kaleng lem dan menjaring tujuh orang remaja.

"Pengakuan itu diungkapkan tiga dari tujuh orang remaja yang berhasil terjaring saat operasi, Rabu(10/1) malam," ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kota Payakumbuh, Devitra, Jumat (12/1).

Advertisement

Ketiga remaja tersebut mengaku tinggal bersama Waria berinisial A dan kerap disodomi. Hubungan seks sejenis yang tak lazim itu menjadi hasil pengungkapan yang mengejutkan bagi Satpol PP.

Tidak itu saja, berdasarkan informasi dari Satpol PP diantara remaja itu, juga mengakui perbuatan bejat seks menyimpang telah dilakukan pula pada orang lain.

"Salah seorang remaja bahkan juga telah mengakui puluhan kali melayani nafsu si waria yang cukup dikenal di Payakumbuh itu. Selanjutnya kasus ini kita serahkan ke Polres Payakumbuh untuk ditindak lanjuti," tambah Devitra.

Advertisement

Sementara dua remaja lainnya yang diketahui berasal dari Kota Bukittinggi itu, menyebut baru sekali mendapat perlakuan tak wajar tersebut. "Memang ada remaja yang berasal dari Bukittinggi," tuturnya.

Baca juga:
Menteri Yohana minta pelaku sodomi di Tangerang dihukum berat
KPAI harap korban sodomi di Tangerang tak jadi bahan olok-olokan
Pelaku pencabulan di Kabupaten Tangerang bisa dihukum maksimal
Kemensos janji rawat korban pencabulan di Kabupaten Tangerang
Babeh mengaku sodomi 41 bocah dan pernah jadi korban

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.