Timbangan Kurang, Puluhan Ribu Paket Bantuan Pemprov Sumut Ditarik
Seharusnya paket itu berisi 10 Kg beras, 2 Kg gula, 2 liter minyak dan 20 bungkus mi instan. Tapi setelah ditimbang dengan 2 timbangan yang ada, hasilnya beras itu hanya berisi antara 8,5 hingga 9,5 Kg dan gula hanya 1,75 Kg.
Puluhan ribu paket sembako dari Pemprov Sumut untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Simalungun tak jadi dibagikan. Bantuan itu dipulangkan karena takarannya jauh dari yang seharusnya.
Sebanyak 78.659 paket sembako itu ditarik kembali ke Medan. Paket itu diketahui tidak sesuai instruksi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, setelah dua anggota DPRD Sumut, Rony Reynaldo Situmorang dan Hidayah Herlina Gusti, memeriksanya.
"Seharusnya paket itu berisi 10 Kg beras, 2 Kg gula, 2 liter minyak dan 20 bungkus mi instan. Tapi setelah ditimbang dengan 2 timbangan yang ada, hasilnya beras itu hanya berisi antara 8,5 hingga 9,5 Kg dan gula hanya 1,75 Kg," ucap Rony.
Bantuan Pemprov Sumut untuk warga Simalungun itu dibawa 8 truk, masing-masing berisi 600-800 paket sembako. Akibat temuan itu, pihak pemasok akhirnya memutuskan menarik kembali truk ke Medan untuk menghitung ulang isi paket yang akan dibagikan ke Simalungun.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berkomentar singkat soal kejadian ini. Dia mengingatkan penyedia bahan pangan tidak bermain-main dalam urusan kemanusiaan. Apalagi bantuan itu disalurkan untuk masyarakat yang terdampak Covid-19.
"Nggak boleh jahat-jahat gitu. Kalau perlu ditambah, jangan dikurangi," ujar Edy singkat, Selasa (19/5).
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Zonny Waldi langsung memberikan klarifikasi terkait dugaan 'permainan' pada kejadian ini. Menurut dia, kekurangan takaran merupakan ketidaksengajaan penyedia bahan pangan.
Zonny mengaku ikut memeriksa sampel, sehingga dia mengetahui detil kejadiannya. "Saya tidak menyimpulkan ada apa. Karena mereka katakan, mungkin kelelahan, karena dikerjakan banyak orang, kerja sampai malam. Mungkin sampling awal, ditakar, penuh, karena cepat-cepat bisa jadi meleset dia," kilahnya.
Menurut Zonny, mutu bahan pangan yang akan dibagikan sebenarnya sudah baik. Berasnya kualitas medium IR64 berlabel SNI, 2 liter minyak goreng kemasan berlabel halal, termasuk gula dan 20 bungkus mi instan.
Dia mengatakan, seluruh paket Sembako itu telah dibawa ke Medan. Penyedia akan memperbaiki takarannya. Penyaluran bantuan itu akan dilakukan setelah Lebaran. "Tidak ada unsur kesengajaan. Makanya mereka (penyedia) mau memenuhi dan akan mengawasi dengan baik," pungkasnya.
Baca juga:
Disabilitas hingga Warga Terdampak Corona di Riau dan Kepri Dapat Bantuan Sembako
JK Sarankan Pemerintah Beri Rakyat Bantuan Uang daripada Sembako
Mensos Targetkan Pembagian Bansos Tunai ke 4,6 Juta KK Rampung Sabtu Mendatang
45 Ribu Warga Seruyan Terdampak Corona Dapat Bantuan 900 Ton Beras
Menkop Teten Dapat Tugas dari Jokowi Bantu Percepatan Penyaluran Bansos Corona
Mensos Tegaskan Sudah Bekerja Sama KPK hingga Kejaksaan Cegah Korupsi Bansos