Tim SAR kesulitan angkat potongan badan pesawat sepanjang 1,5 meter
Kepala Basarnas M. Syaugi menuturkan, pihaknya telah menemukan bagian pesawat yang berukuran lebih besar dibanding temuan sebelumnya. Dia menduga temuan itu adalah badan pesawat Lion Air JT610.
Sampai saat ini, tim masih melakukan pencarian terhadap tubuh pesawat dan korban Lion Air JT610 tepatnya di 127 derajat 07-572 bujur timur. Sebelumnya mereka melakukan pencarian di 5 derajat 48-154 laut timur.
Kepala Basarnas M. Syaugi menuturkan, pihaknya telah menemukan bagian pesawat yang berukuran lebih besar dibanding temuan sebelumnya. Dia menduga temuan itu adalah badan pesawat Lion Air JT610.
"Kelihatanya bagian body, mungkin kulitnya, mungkin begitu. Itu panjang body 1,5 meter lebar setengah meter kemudian sebetulnya ada barang yang lebih besar lagi cuma kita belum bisa angkat karena cukup berat," ujar Syaugi di Kapal Baruna Jaya 1, Kamis (1/11).
Pihaknya akan menggunakan kapal lebih besar milik Pertamina untuk mengangkat badan pesawat yang ditemukan. Dengan menggunakan kapal itu, empat jangkar bisa langsung diturunkan. Lalu tim menurunkan ROV atau robot pencari di bawah laut.
"Setelah itu kita turunkan ROV penyelam dan bisa diarahkan ke tempat tersebut karena sampai sekarang itu arus cukup deras. Di bawah penyelam kita agak kesulitan."
Baca juga:
Yulia korban Lion Air sempat berniat lanjut kuliah dan ingin selalu dekat keluarga
Menhub Budi bakal evaluasi aturan keselamatan penerbangan
Semasa hidup, Cintya pilih kerja di Kementerian ESDM ketimbang perusahaan asing
Sambangi RS Polri, Mendagri cek prosedur penanganan korban Lion Air
Cerita penyelam TNI AL sisir bawah laut Karawang cari korban dan badan Lion Air