Tim SAR Intensifkan Pencarian Lansia Hilang di Kebun Kolaka Utara
Basarnas Kendari mengerahkan Tim SAR untuk mencari seorang lansia, H Herman (62), yang dilaporkan hilang saat berkebun di Kolaka Utara. Simak kronologi dan upaya pencarian terkini.
Basarnas Kendari telah mengerahkan Tim Penyelamat Pos SAR Kolaka. Mereka mencari seorang lansia bernama H Herman (62) yang dilaporkan hilang. Kejadian ini berlangsung di Desa Koreha, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.
Laporan hilangnya H Herman diterima oleh Basarnas pada Kamis malam, 6 November, pukul 16.02 Wita. Korban diduga hilang saat berkebun di area perkebunan miliknya. Keluarga melaporkan kejadian ini setelah korban tak kunjung pulang.
Tim SAR segera bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 180 kilometer dari posko. Pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan untuk menemukan H Herman. Upaya ini dilakukan secara intensif di wilayah perkebunan tersebut.
Kronologi Hilangnya H Herman
H Herman (62) terakhir terlihat pada Senin, 3 November, sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu, ia berjalan menuju kebun miliknya di Desa Koreha. Kepergiannya ke kebun merupakan aktivitas rutin yang biasa dilakukannya.
Keesokan harinya, Selasa, 4 November, sekitar pukul 14.20 Wita, korban belum juga kembali ke rumahnya. Kondisi ini mulai menimbulkan kekhawatiran di kalangan keluarga. Anak korban kemudian berinisiatif untuk mencari keberadaan ayahnya di kebun.
Dalam pencarian awal, hanya sepeda motor milik H Herman yang ditemukan di area kebun. Namun, korban sendiri tidak ditemukan di lokasi tersebut, memicu kekhawatiran lebih lanjut. Pihak keluarga dan masyarakat sekitar segera memulai pencarian mandiri di sekitar lokasi penemuan motor.
Upaya Pencarian Tim SAR Gabungan
Kepala Basarnas Kendari, Amiruddin, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan pada Kamis malam. "Kami menerima informasi telah terjadi kondisi membahayakan manusia yang diduga hilang di kebun Kecamatan Ngapa, Kolaka Utara," ujarnya. Laporan ini menjadi dasar pengerahan tim.
Tim Penyelamat Pos SAR Kolaka segera diturunkan untuk memberikan bantuan pencarian. Mereka menempuh jarak sekitar 180 kilometer menuju lokasi kejadian di Desa Koreha. Koordinasi cepat dilakukan untuk efektivitas operasi pencarian lansia hilang ini.
Pencarian terhadap H Herman melibatkan berbagai unsur. Di antaranya Staf Ops Basarnas Kendari, Pos SAR Kolaka, Babinsa Desa Koreha, BPBD Kolaka Utara, Bhabinkamtibmas Desa Koreha, Polsek Ngapa, masyarakat, dan keluarga korban. "Saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban," kata Amiruddin.
Tantangan dan Harapan dalam Pencarian
Medan perkebunan di Desa Koreha, Kolaka Utara, seringkali menjadi tantangan dalam operasi pencarian. Vegetasi yang lebat, kontur tanah yang tidak rata, dan luasnya area dapat mempersulit tim dalam menemukan jejak korban. Kondisi geografis ini memerlukan strategi pencarian yang matang dan peralatan yang memadai.
Keterlibatan berbagai pihak menunjukkan komitmen kuat untuk menemukan H Herman. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat penting. Setiap informasi dari warga sekitar sangat berharga untuk mengarahkan tim dalam pencarian lansia ini.
Keluarga korban berharap H Herman dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Upaya pencarian terus diintensifkan dengan harapan positif. Tim SAR gabungan akan terus bekerja keras hingga korban berhasil ditemukan dan kembali ke keluarganya.
Sumber: AntaraNews