Tim penyelam Polri temukan buku Yasin di lokasi Lion Air jatuh
Tim Gabungan TNI Polri hingga Basarnas masih terus melakukan pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Karawang. Saat melakukan penyisiran, penyelam dari Polri menemukan sejumlah barang milik penumpang. Di antaranya buku Yasin.
Tim Gabungan TNI Polri hingga Basarnas masih terus melakukan pencarian korban dan badan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Perairan Karawang. Saat melakukan penyisiran, penyelam dari Polri menemukan sejumlah barang milik penumpang. Di antaranya buku Yasin.
"Tadi pagi, kita nyelam dapat lima baju. Kemudian dapat seat belt, ada Yasin," tutur Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Perairan Karawang, Jawa Barat, Jumat (2/11).
Menurut Dedi, ada sekitar 18 penyelam yang diterjunkan dalam operasi pencarian itu. Dengan kedalaman 35 meter, waktu untuk menyelam sekitar 15 menit jika memang situasi di lokasi dalam kondisi bagus.
"Tidak bisa lebih. Itu harus bergantian. Kalau lebih dari 15 menit membahayakan keselamatan penyelam," jelas dia.
Mereka ditempatkan ke sejumlah titik pencarian. Biasanya, satu titik bisa diturunkan 7 penyelam dan langsung menyebar di bawah air.
"Sedikit lebih sulit dibanding dari kemarin. Arus bawah, arus atas, cukup kuat. Kemarin arus atas ke timur, arus bawah ke barat. Jadi yang salah satu penyebab penyelam kita kesulitan," Dedi menandaskan.
Reporter: Nanda Perdana Putra
Baca juga:
Menengok ruang forensik RS Polri
Ketegaran Fendy demi anak ketika istri jadi korban Lion Air JT610
Tangis ibu korban Lion Air JT610 pecah saat berbincang depan Jokowi
Cerita tim penyelam lawan arus kuat bawah laut cari Lion Air JT610
Momen pengangkatan roda Lion Air PK LQP