Tim kesehatan akan diperkuat di Mina, Muzdalifah dan Arafah
Pemerintah Indonesia akan memperkuat penempatan tim kesehatan di tiga titik selama penyelenggaraan ibadah Haji 2017 di Arab Saudi. Tiga titik yang mendapat perhatian khusus adalah Arafah, Muzdalifah dan Mina.
Pemerintah Indonesia akan memperkuat penempatan tim kesehatan di tiga titik selama penyelenggaraan ibadah Haji 2017 di Arab Saudi. Tiga titik yang mendapat perhatian khusus adalah Arafah, Muzdalifah dan Mina.
"Untuk menjaga jemaah haji agar tetap sehat dan dapat menjalankan ibadah haji sesuai dengan syarit Islam," kata Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Yusuf Singka dalam acara pembekalan petugas Haji 2017 di Asrama Haji Jakarta, Rabu (14/6).
Tiga titik itu menjadi pusat kumpul para jemaah haji dari berbagai negara termasuk Indonesia. Jumlah haji Indonesia sendiri tahun ini sebanyak 221.000.
Pemerintah juga akan membangun Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) yang dapat melakukan pelayanan banyak hal. Di antaranya adalah rawat jalan, pelayanan rawat inap, rawat psikiatri, UGD, pelayanan observasi, ICU, depo obat, radiologi dan laboratorium.
"Distribusi petugas kesehatan nanti ada dokter, dokter spesialis dan perawat," ujarnya.
Untuk memberikan pelayanan maksimal, petugas haji terutama dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) akan melakukan strategi mobilisasi petugas sesuai dengan pergerakan jemaah haji.
Baca juga:
Menag: Penyelenggaraan haji Indonesia jadi teladan negara lain
Tahun ini tenda haji Indonesia, tahan api dengan rangka baja
Kemenag sebut undian pemondokan jemaah haji bikin hemat Rp 74 M
Din Syamsuddin khawatir konflik Qatar hambat jemaah haji dan umrah
14 Calon haji Sulawesi Selatan gagal berangkat ke tanah suci
Utamakan pelayanan jemaah jadi fokus pemerintah musim haji tahun ini
4 Menteri absen, DPR batalkan rapat konsultasi bahas haji 2017