LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tim DVI Terima 155 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya SJ-182

Rusdi menyebut, tim DVI tentunya melakukan proses pencocokan DNA Ante Mortem dan Post Mortem untuk memvalidasi identitas para korban.

2021-01-15 10:06:38
Sriwijaya Air Jatuh
Advertisement

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan, Tim DVI gabungan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polri Kramat Jati telah menerima 155 kantong jenazah korban pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ 182.

"Kegiatan tim DVI sampai jam 09.00 WIB, kami telah dapatkan kantong jenazah sebanyak 155 kantong jenazah dan masih proses untuk mendapatkan data-data," katanya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/1).

Dia menyebut, tim DVI tentunya melakukan proses pencocokan DNA Ante Mortem dan Post Mortem untuk memvalidasi identitas para korban.

Advertisement

"Hari ini kegiatan dari tim rekonsiliasi dengan data itu sendiri, dengan banyak gunakan data DNA kami harap ketika gunakan data DNA akan semakin banyak korban-korban teridentifikasi dan akan memberikan kepastian kepada keluarga korban," ujarnya.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyatakan jika diperlukan, operasi pencarian korban dan serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dapat diperpanjang dengan perpanjangan pertama selama tiga hari.

"Dimungkinkan apabila besok masih belum ada hasil yang optimum, kita akan memperpanjang dengan perpanjangan pertama tiga hari," kata Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito dalam jumpa pers di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis 14 Januari 2021.

Advertisement

Bagus menuturkan akan mengumumkan lama perpanjangan pencarian pesawat tersebut pada Jumat sore (15/1).

"SOP (standar operasional prosedur) kita mengatakan tujuh hari operasi SAR dilakukan, setelahnya adalah perpanjangan," ujarnya yang dikutip dari Antara.

Menurut Bagus, operasi pencarian masih tetap berlangsung, di antaranya untuk mencari bagian tubuh korban dan menemukan alat perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR). Perekam suara kokpit berfungsi untuk merekam suara pada dek pesawat untuk investigasi kecelakaan dan insiden.

Kapal Riset Baruna Jaya terus melakukan pencarian CVR dengan bantuan TNI Angkatan Laut.

"CVR itu sendiri belum ditemukan namun proses pencarian masih terus dilakukan dan malam ini masih dilakukan dengan peralatan sonar itu sendiri," ujarnya.

Bagus menuturkan hingga saat ini "casing" atau pembungkus CVR telah ditemukan. Namun, beacon, salah satu bagian dari kotak hitam (black box) yang mengeluarkan sonar atau sinyal yang ditangkap oleh radar, sudah lepas dari alat itu. Sehingga upaya pencarian relatif lebih lama, dan tantangan pencariannya adalah air di bawah permukaan keruh.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan, pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama tujuh hari.

Jangka waktu pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan dapat diperpanjang dan/atau dibuka kembali apabila terdapat informasi baru dan/atau tanda-tanda mengenai indikasi ditemukan lokasi atau korban kecelakaan, bencana, dan/atau kondisi membahayakan manusia.

Perpanjangan pencarian juga bisa dilakukan jika ada permintaan dari perusahaan atau pemilik pesawat udara atau kapal; dan/atau terdapat perkembangan baru berdasarkan evaluasi koordinator misi pencarian dan pertolongan terhadap pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.

Penghentian pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan dilakukan apabila seluruh korban telah ditemukan, ditolong, dan dievakuasi; dan atau setelah jangka waktu tujuh hari pelaksanaan operasi pencarian tidak ada tanda-tanda korban akan ditemukan.

Operasi pencarian bisa juga dihentikan setelah dinilai tidak efektif berdasarkan pertimbangan teknis dari hasil evaluasi koordinator misi pencarian dan pertolongan.

Reporter: Nanda Perdana Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Analisa Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ 182
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air, Basarnas Tambah Tim Penyelam
Belum Lama Menikah, Pesan Istri Pramugara Sriwijaya SJ182 untuk Suami Ini Bikin Haru
Pencarian Hari Kelima, Basarnas Baru Temukan Casing CVR Sriwijaya SJ-182
RS Polri Sudah Terima 134 Sampel DNA Keluarga Korban Sriwijaya Air SJ-182
6 Hari Operasi Pencarian Sriwijaya Air, Total 239 Kantong Jenazah Terkumpul

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.