Tiga maskapai ikut bantu pencarian pesawat Trigana Air yang jatuh
Maskapai itu adalah AMA, Susi Air, dan Airfast Indonesia.
Proses pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-300 dengan nomor penerbangan IL267 dari Sentani menuju Oksibil milik maskapai Trigana Air terus digelar. Menurut Kepala Badan SAR Nasional, Marsdya TNI Fx. Bambang Sulistiyo, ada tiga maskapai, selain Trigana, ikut mengerahkan armada membantu pencarian.
Bambang mengatakan, Trigana membantu pencarian dengan mengerahkan pesawat ATR-42 dan Twin Otter.
"Ada dua pesawat milik AMA (Pilatus dan Caravan), satu pesawat milik Susi Air (Pilatus), dan helikopter Bell 412 milik PT. Airfast Indonesia yang berhome base di Timika," kata Bambang dalam jumpa pers di Lanud Jayapura, Senin (17/8).
Bambang mengatakan, titik jatuhnya pesawat itu sudah diketahui karena tim pencari menemukan puing-puing dan kepulan asap.
"Dari laporan unsur udara milik PT. Trigana yang berangkat tadi pagi, yaitu pada pukul 08.50 WIT, melaporkan telah ditemukan serpihan yang diduga bagian pesawat, dan beberapa kepulan asap disekitar lokasi serpihan tersebut," ujar Bambang.
Bambang mengatakan, koordinat lokasi penemuan serpihan pada 04 derajat 49 menit 289 detik arah Selatan dan 140 derajat 29 menit 953 detik arah Timur. Jarak dari Bandara Oksibil diperkirakan 7 Nautical Mile.
"Prioritas kita saat ini adalah untuk evakuasi korban, apabila benar lokasi penemuan unsur udara," ucap Bambang.
Baca juga:
Pencarian pesawat Trigana Air terhambat cuaca dan bentang alam
Tiga maskapai ikut bantu pencarian pesawat Trigana Air yang jatuh
Tim pencari temukan puing dan kepulan asap Trigana Air yang jatuh
Keluarga kru pesawat datangi kantor Trigana Air di Kalimalang
Karangan bunga ucapan bela sungkawa penuhi kantor Trigana Air