Keluarga kru pesawat datangi kantor Trigana Air di Kalimalang
Merdeka.com - Beberapa keluarga korban pesawat Trigana Air ATR 42 yang hilang di Distrik Okbape, Pegunungan Bintang Papua mendatangi kantor Trigana Service di Kompleks Puri Sentra Niaga, Jalan Wiraloka blok D 68-70, Kalimalang Jakarta Timur, Senin (17/8).
Menurut pengakuan salah satu petugas jaga yang tidak mau disebutkan namanya, mereka adalah keluarga korban yang menjadi kru pesawat tersebut.
"Iya mas, mereka keluarga kru, tapi tolong keluar dulu ya, nanti kami informasikan semuanya," tegasnya kepada awak media.
Pantauan merdeka.com, sekira 10 orang yang diperkirakan keluarga kru pesawat Trigana Air mendatangi kantor tersebut sekitar pukul 10.10 WIB. Namun petugas jaga kantor Trigana Air melarang media untuk mewawancarai mereka.
"Tolong dipahami kondisi mereka ya, mohon keluar dulu," pinta petugas tersebut.
Diketahui, ada lima kru pesawat yang Trigana Air yang diduga menjadi korban jatuhnya pesawat tersebut, mereka adalah pilot Capt Hasanudin, FO Aryadin, pramugari Ika N dan Dita Amelia, serta teknisi Mario.
Manajemen Trigana sejak pukul 07.00 WIB melakukan rapat internal sembari berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Namun belum diketahui apakah pihak manajemen Trigana Air melibatkan keluarga kru itu atau tidak dalam rapat tersebut.
Sebelumnya diberitakan, pesawat milik Trigana Air dengan rute penerbangan Jayapura (Sentani)-Oksibil hilang kontak pada Minggu (16/8/2018) pukul 14.55 WIB.
Pesawat dengan nomor registrasi PK-YRN membawa sebanyak 49 orang penumpang terdiri dari 44 orang dewasa, dua anak, tiga bayi, serta lima crew pesawat. Pesawat berangkat dari Sentani pada pukul 14.21 WIB dan seharusnya sampai di Oksibil pukul 15.16 WIB.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya