Tiga Korban Meninggal Perahu Terbalik di Sungai Bengawan Solo Ditemukan
Humas Basarnas Surabaya, Tholib mengungkapkan, ketiganya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban yang pertama kali diketemukan atas nama Agus Tutin (20). Agus ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB dengan jarak 6 kilometer dari lokasi kejadian.
Tim gabungan akhirnya menemukan 3 jenazah penumpang perahu terbalik di Sungai Bengawan Solo tepatnya di Desa Semambung, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dengan demikian, tinggal 5 penumpang lagi yang saat ini masih dalam pencarian tim.
Humas Basarnas Surabaya, Tholib mengungkapkan, ketiganya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban yang pertama kali diketemukan atas nama Agus Tutin (20). Agus ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB dengan jarak 6 kilometer dari lokasi kejadian.
Kemudian pada pukul 13.15 WIB tim gabungan kembali menemukan satu jenazah, namun belum diketahui identitasnya dan masih dilakukan identifikasi. Selanjutnya pada pukul 13.45 WIB ada lagi korban yang ditemukan kondisi meninggal dunia dengan jarak 1 kilometer dari lokasi. Korban berjenis kelamin laki-laki dan masih dalam proses identifikasi. Seluruh korban MD dievakuasi menuju RSUD Tuban," ujarnya, Kamis (4/11).
Tholim mengungkapkan, berdasarkan data terakhir yang dihimpun, perahu tersebut mengangkut 18 penumpang. Dari jumlah tersebut, 10 orang diantaranya diketemukan dalam keadaan selamat, tiga ditemukan meninggal dunia, dan lima sisanya masih dalam proses pencarian.
Sebelumnya, perahu penyeberangan berpenumpang belasan orang terbalik dan tenggelam di Sungai Bengawan Solo di Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Rabu (3/11) sekitar pukul 09.30 Wib.
Kejadian tersebut bermula ketika perahu penyeberangan itu bersandar dari tambangan di Dusun Gemblo, Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban. Perahu terbuka itu dikemudikan oleh Kasiyan (65) warga Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.
Kemudian, perahu penumpang itu menyeberang menuju arah Kanor Bojonegoro dan ketika sampai ditengah Sungai Bengawan Solo mengalami oleng hingga perahunya terbalik karena derasnya arus sungai.
“Pengemudi perahu tidak mempertimbangkan arus sungai yang deras sehingga pada saat akan menyeberang perahu tersebut terbalik di tengah sungai," jelas Kapolres Tuban AKBP Darman.
Lebih lanjut, berdasarkan data dari BPBD Tuban mencatat ada 10 penumpang perahu yang ditemukan dalam kondisi selamat, pada siang hari.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Kepolisian juga masih terus melakukan pencarian korban tenggelam dengan menyusuri sungai dari titik perahu terbalik hingga sepanjang 4,7 kilometer.
Baca juga:
Pencarian Korban Perahu Terbalik di Sungai Bengawan Solo
Fakta Baru Perahu Terbalik di Bojonegoro, Laporan Keluarga Korban Bikin Pilu
Kesaksian Korban Selamat dari Maut Usai Kapal Terbalik di Sungai Bengawan Solo
Perahu Penyeberangan Terbalik di Tuban, 8 Penumpang Hilang
Bertambah 2, Total 10 Korban Perahu Terbalik di Tuban Ditemukan Selamat
Basarnas Palangka Raya Temukan Bangkai Kapal Diduga KM Putri Ayu 3 Terbalik