Tidak Terima Teman Ditangkap, Ratusan WNA Demo di Rudenim Pekanbaru
Ratusan warga negara asing (WNA) demonstrasi di Kantor Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Jumat (26/7). Mereka tidak terima enam temannya ditahan pihak Imigrasi.
Ratusan warga negara asing (WNA) demonstrasi di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Jumat (26/7). Mereka tidak terima enam temannya ditahan pihak Imigrasi.
"Dari jam tiga sore tadi mereka ramai-ramai di sini, mereka tidak terima temannya enam orang ditahan pihak Rudenim," ujar Kapolsek Bukit Raya Kompol Bainar kepada merdeka.com di lokasi.
Pantauan merdeka.com, para WNA berteriak-teriak dengan berbagai bahasa. Terlihat mereka sebagian besar merupakan warga asal Pakistan, Somalia hingga Sudan.
"Jadi enam orang WNA dihukum dan diproses oleh Rudenim karena pergi ke mal untuk menghadiri sebuah acara. Mereka tidak minta izin pihak Rudenim, makanya diproses," kata Bainar.
Bainar menyebutkan, negosiasi berlangsung alot. Sebab, sebagian mereka ingin menjenguk temannya meski jam besuk sudah lewat batas. Sebagian lainnya meminta temannya itu dibebaskan.
Hingga akhirnya polisi bersama Rudenim berhasil meredakan mereka. Massa berangsur-angsur membubarkan diri sekitar pukul 21.35 WIB.
Baca juga:
19 Tahun Dirawat Nenek di Kuansing, Zamri Dideportasi ke Malaysia
Berdalih Tidak Punya Uang Urus Izin, 2 WNA Overstay hingga Menikah di Jabar
WN Nepal 6 Tahun Tinggal di Mataram, Pakai Nama Samaran dan Kerja Jadi Buruh
Bermasalah, 35 WN Bangladesh di Rudenim Pekanbaru akan Dideportasi
Tak Pakai Baju dan Teriak-Teriak di Jalanan Jembrana, WN Australia Diamankan
Diduga Bermasalah, 16 WNA Digiring Petugas dari Hunian Mewah di Serpong